<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ANALISIS BIAYA SIKLUS HIDUP PADA JALAN NASIONAL (RUAS JALAN JANTI-PRAMBANAN KM 7+750-8+750) (LIFE CYCLE COST ANALYSIS ON NATIONAL ROAD (JANTI-PRAMBANAN ROADS KM 7+750-8+750))

Abstract

Salah satu infrastruktur dalam bidang transportasi adalah jalan raya. Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi darat yang berfungsi untuk menghubungkan satu daerah ke daerah lain untuk kegiatan-kegiatan publik seperti kegiatan ekonomi dan sosial. Seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia khususnya di D.I. Yogyakarta maka dibutuhkan kondisi jalan raya yang aman, nyaman dan berdaya guna untuk menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang aman, nyaman dan berdaya guna tidak luput dari ketersediaan jalan yang rata dan tidak adanya kerusakan jalan yang berarti. Penelitian ini melanjutkan dari penelitian Ramadhani (2017) untuk menghitung analisis biaya siklus hidup jalan dengan perhitungan tebal perkerasan yang telah dilakukan oleh Ramadhani (2017). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode studi kasus, dengan menggumpulkan data mengenai ruas Jalan Janti-Prambanan KM 7+750-8+750 dan menganalisis biaya siklus hidup dengan memperkirakan pemeliharaan jalan yang akan dilakukan selama umur rencana. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, biaya konstruksi atau initial cost yang harus dikeluarkan berdasarkan tebal perkerasan yang telah ditentukan oleh Ramadhani (2017) dengan total tebal lapis perkerasan 50 cm adalah sebesar Rp. 14.089.007.000. Biaya pemeliharaan pada Alternatif 1 adalah sebesar Rp. 20.761.641.314,42 dan pada Alternatif 2 adalah sebesar Rp. 20.715.071.361,46. Total biaya siklus hidup jalan tersebut pada Alternatif 1 adalah sebesar Rp. 34.850.648.314,42 sedangkan pada Alternatif 2 sebesar Rp. 34.804.078.361,46. Analisis biaya siklus hidup dari kedua alternatif didapatkan EUAC untuk Alternatif 1 adalah Rp. 137.374,40, sedangkan untuk Alternatif 2 adalah Rp. 137.190,83. Sehingga dapat dikatakan dengan memajukan masa rehabilitasi setidaknya menghemat biaya pemeliharaan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By