<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ANALISIS BIAYA SIKLUS HIDUP PADA JALAN NASIONAL (RUAS JALAN JANTI-PRAMBANAN KM 7+750-8+750) (LIFE CYCLE COST ANALYSIS ON NATIONAL ROAD (JANTI-PRAMBANAN ROADS KM 7+750-8+750))

dc.contributor.advisorRayendra, S.T, M.T
dc.contributor.authorNindhita Ayu Kusumaningrum, 14511153
dc.date.accessioned2018-10-22T08:53:20Z
dc.date.available2018-10-22T08:53:20Z
dc.date.issued2018-10-08
dc.description.abstractSalah satu infrastruktur dalam bidang transportasi adalah jalan raya. Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi darat yang berfungsi untuk menghubungkan satu daerah ke daerah lain untuk kegiatan-kegiatan publik seperti kegiatan ekonomi dan sosial. Seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia khususnya di D.I. Yogyakarta maka dibutuhkan kondisi jalan raya yang aman, nyaman dan berdaya guna untuk menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang aman, nyaman dan berdaya guna tidak luput dari ketersediaan jalan yang rata dan tidak adanya kerusakan jalan yang berarti. Penelitian ini melanjutkan dari penelitian Ramadhani (2017) untuk menghitung analisis biaya siklus hidup jalan dengan perhitungan tebal perkerasan yang telah dilakukan oleh Ramadhani (2017). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode studi kasus, dengan menggumpulkan data mengenai ruas Jalan Janti-Prambanan KM 7+750-8+750 dan menganalisis biaya siklus hidup dengan memperkirakan pemeliharaan jalan yang akan dilakukan selama umur rencana. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, biaya konstruksi atau initial cost yang harus dikeluarkan berdasarkan tebal perkerasan yang telah ditentukan oleh Ramadhani (2017) dengan total tebal lapis perkerasan 50 cm adalah sebesar Rp. 14.089.007.000. Biaya pemeliharaan pada Alternatif 1 adalah sebesar Rp. 20.761.641.314,42 dan pada Alternatif 2 adalah sebesar Rp. 20.715.071.361,46. Total biaya siklus hidup jalan tersebut pada Alternatif 1 adalah sebesar Rp. 34.850.648.314,42 sedangkan pada Alternatif 2 sebesar Rp. 34.804.078.361,46. Analisis biaya siklus hidup dari kedua alternatif didapatkan EUAC untuk Alternatif 1 adalah Rp. 137.374,40, sedangkan untuk Alternatif 2 adalah Rp. 137.190,83. Sehingga dapat dikatakan dengan memajukan masa rehabilitasi setidaknya menghemat biaya pemeliharaan.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/11283
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLCCAen_US
dc.subjectStrategi Pemeliharaanen_US
dc.subjectPemeliharaanen_US
dc.subjectRehabilitasien_US
dc.titleANALISIS BIAYA SIKLUS HIDUP PADA JALAN NASIONAL (RUAS JALAN JANTI-PRAMBANAN KM 7+750-8+750) (LIFE CYCLE COST ANALYSIS ON NATIONAL ROAD (JANTI-PRAMBANAN ROADS KM 7+750-8+750))en_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 16
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01 cover.pdf
Size:
290.58 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 preliminari.pdf
Size:
1.77 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 daftar isi.pdf
Size:
463.34 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
1.29 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05.1 bab 1.pdf
Size:
675.96 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: