Analisis Waste dan Beban Kerja Operator menggunakan Waste Assessment Model (Wam) dan Nasa- TLX untuk Meningkatkan Produktivitas (Studi Kasus: Section Keyboard Assy UP, PT Yamaha Indonesia)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
PT Yamaha Indonesia merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai jenis piano Grand
Piano (GP) dan Upright Piano (UP), baik piano akustik maupun piano silent. Penelitian ini
dilakukan di Section Keyboard Assy UP yang menangani proses assembly keyboard. Tujuan
utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemborosan paling kritis dalam proses
assembly, menilai tingkat beban kerja yang dialami oleh operator, serta mengusulkan solusi
perbaikan untuk mengurangi pemborosan dan beban kerja, sehingga dapat meningkatkan
produktivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Waste Assessment Model
(WAM) untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, dan mengukur berbagai jenis pemborosan
dalam proses produksi Sedangkan metode NASA-TLX digunakan untuk mengidentifikasi
bagaimana waste tersebut berdampak pada beban kerja operator, baik dari aspek fisik, mental,
mapun waktu. Integrasi kedua metode ini memungkinkan penilaian yang komprehensif
terhadap lingkungan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemborosan paling
signifikan adalah inventory, motion, dan defect, yang secara langsung mempengaruhi
produktivitas dan meningkatkan beban kerja operator. Analisis NASA-TLX menunjukkan
tingginya beban kerja fisik pada operator menyebabkan kelelahan, kesalahan, serta penurunan
kinerja yang berkontribusi pada turunnya produktivitas. Berdasarkan temuan ini, penelitian
mengusulkan beberapa perbaikan berbasis kaizen untuk merampingkan proses, mengurangi
pemborosan, dan menyeimbangkan beban kerja di antara operator. Perbaikan ini berhasil
meningkatkan efisiensi dan produktivitas sebesar 17,09%. Dari yang sebelumnya 1,58
unit/orang/jam menjadi 1,85 unit/orang/jam.