<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengukuran Keandalan Bangunan Gedung Pada Rumah Susun dengan Pembobotan Kriteria

dc.Identifier.NIM18511171
dc.contributor.authorKhoirullah, Daffa
dc.date.accessioned2024-09-09T03:31:22Z
dc.date.available2024-09-09T03:31:22Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractPembangunan gedung sebagai tempat hunian dengan kapasitas masal merupakan upaya menekan penggunaan lahan yang ketersediaannya semakin berkurang. Rusunawa merupakan bangunan gedung dengan fungsi hunian harus mampu menunjang kehidupan penghuninya, maka dari itu diperlukan monitoring pada bangunan gedung rusunawa salah satunya adalah memeriksa keandalannya. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 mengisyaratkan suatu bangunan gedung harus dalam kondisi andal guna menjamin bangunan gedung dapat melayani pengguna sesuai dengan fungsinya. Kondisi saat ini masih ditemukan bangunan gedung yang rusak akibat bencana alam, perubahan fungsi, kesalahan perencanaan dan perawatan serta model penilaian keandalan bangunan gedung belum dapat menggambarkan kondisi gedung secara terpadu dan tidak menyimpulkan secara langsung kondisi gedung sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui bobot kepentingan persyaratan kriteria keandalan bangunan gedung pada rumah susun dan mengetahui tingkat keandalan bangunan gedung rumah susun. Objek pada penelitian ini yaitu bangunan gedung rumah susun yang akan diperiksa apakah telah memenuhi semua kriteria keandalan bangunan gedung meliputi kriteria keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan. dari 4 (empat) kriteria tersebut didapatkan 14 (empat belas) sub-kriteria yang memiliki komponen dari adaptasi formulir Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dengan pemeriksaan secara visual. Metode Analytic Hirarchy Proccess (AHP) digunakan untuk menentukan bobot kepentingan pada persyaratan kriteria dan sub-kriteria keandalan bangunan gedung rumah susun. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembobotan kepentingan persyaratan kriteria keandalan bangunan gedung rumah susun pada kriteria keselamatan mendapatkan bobot sebesar 55,5%, kesehatan sebesar 22%, kenyamanan 9,8%, dan kemudahan 12,7%. Hasil pemeriksaan pada objek penelitian yaitu Rusunawa Jongke telah memenuhi semua persyaratan kriteria keandalan bangunan gedung karena skor tiap kriteria melebihi skor minimum yaitu 60% dan skor keandalan keseluruhan sebesar 82,11%.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/51737
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMetode AHPen_US
dc.subjectRusunawaen_US
dc.subjectBangunan Gedungen_US
dc.subjectKeandalanen_US
dc.titlePengukuran Keandalan Bangunan Gedung Pada Rumah Susun dengan Pembobotan Kriteriaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18511171.pdf
Size:
19.18 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: