<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perbandingan Pengaturan Ganti Kerugian bagi Korban Miscarriage of Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia dan Amerika Serikat Serta Prospek Penerapannya

dc.Identifier.NIM22410534
dc.contributor.authorCarly, Rintania Maurenita
dc.date.accessioned2026-07-17T06:41:12Z
dc.date.available2026-07-17T06:41:12Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis pengaturan pemberian ganti kerugian bagi korban miscarriage of justice melalui perspektif perbandingan antara sistem peradilan pidana Indonesia dan sistem peradilan pidana Amerika Serikat. Miscarriage of justice merupakan kesalahan dalam proses peradilan pidana yang menyebabkan seseorang ditangkap, ditahan, dituntut, atau dipidana meskipun sebenarnya tidak bersalah, sehingga menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia serta kerugian sosial, ekonomi, dan psikologis yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah hukum positif melalui kajian peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta analisis perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sistem hukum Indonesia mengatur kompensasi bagi korban miscarriage of justice melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Peraturan Pemerintah Nomor 92 Tahun 2015, namun pengaturannya masih berfokus pada kesalahan prosedural aparat penegak hukum dan belum secara eksplisit mengatur kompensasi bagi korban salah vonis (wrongful conviction); (2) sistem hukum Amerika Serikat memiliki pengaturan kompensasi yang lebih komprehensif melalui ketentuan federal seperti 28 U.S.C. § 2513 serta berbagai undang-undang kompensasi di tingkat negara bagian yang mengakui kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab negara dan menentukan besaran kompensasi berdasarkan lamanya masa pemenjaraan yang salah serta memberikan dukungan tambahan seperti pendidikan dan layanan kesehatan mental; dan (3) penerapan prinsip-prinsip dari model kompensasi Amerika Serikat memiliki prospek untuk memperkuat perlindungan hak korban di Indonesia melalui perluasan perlindungan bagi korban salah vonis, penyederhanaan mekanisme kompensasi, penetapan standar kompensasi yang lebih proporsional, serta pengembangan mekanisme pemulihan multidimensional yang mencakup rehabilitasi sosial dan psikologis korban.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/64543
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMiscarriage of Justiceen_US
dc.subjectGanti Kerugianen_US
dc.subjectSistem Peradilan Pidanaen_US
dc.subjectSalah Vonisen_US
dc.subjectPerbandingan Hukumen_US
dc.titlePerbandingan Pengaturan Ganti Kerugian bagi Korban Miscarriage of Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia dan Amerika Serikat Serta Prospek Penerapannyaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22410534.pdf
Size:
5.22 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22410534 Bab 1.pdf
Size:
362.63 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22410534 Daftar Pustaka.pdf
Size:
186.75 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections