<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Formulasi Krim Pelembab Alami Kombinasi Lemak Tengkawang (Shorea Stenoptera) dan Minyak Atsiri Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii)

dc.Identifier.NIM20613167
dc.contributor.authorRahman, Restiningrum Latifah
dc.date.accessioned2024-08-09T03:59:11Z
dc.date.available2024-08-09T03:59:11Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractLatar belakang: Lemak tengkawang (Shorea stenoptera) telah diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Lemak tengkawang berdasarkan proses purifikasi terdapat beberapa jenis yaitu, lemak tengkawang crude, decolorized, dan RBD (refined, bleached, & deodorized). Kayu manis (Cinnamomum burmannii) diketahui mempunyai aktivitas baik antioksidan maupun antibakteri. Tujuan: Melakukan formulasi sediaan krim kombinasi lemak tengkawang, dan minyak atsiri kayu manis dengan jenis lemak tengkawang yang bervariasi, yaitu crude, decolorized, dan RBD, dan mengevaluasi stabilitas fisik, aktivitas antioksidan, dan aktivitas antibakteri. Metode: Uji stabilitas fisik dengan pengamatan krim pada hari ke-1 dan ke-28 yang disimpan pada suhu kamar (25 ± 2°C), dan suhu dingin (2-8°C) dengan melihat beberapa parameter, seperti organoleptik, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, dan aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Analisis hasil: Evaluasi krim berupa viskositas, nilai pH, daya sebar, daya lekat, dan uji antioksidan menggunakan DPPH dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim pelembab kombinasi lemak tengkawang dan minyak atsiri kayu manis dengan variasi jenis lemak tengkawang, yaitu crude, decolorized, dan RBD memiliki sifat fisik dan stabilitas yang baik. Namun, krim lemak tengkawang RBD memiliki kenyamanan penggunaan krim yang lebih baik. Ketiga formulasi menunjukkan adanya aktivitas antioksidan dan antibakteri. Aktivitas antioksidan yang paling baik dimiliki formula krim lemak tengkawang decolorized dengan IC50 sebesar 26,69 ppm, dan aktivitas antibakteri yang paling baik diperoleh krim lemak tengkawang crude dengan zona hambat sebesar 29,9 mm. Kesimpulan: Lemak tengkawang dan minyak atsiri kayu manis dapat diformulasikan menjadi sediaan krim dan memiliki stabilitas fisik yang baik, serta memiliki aktivitas antioksidan, dan antibakteri. Pada formula krim lemak tengkawang RBD memiliki stabilitas fisik yang baik, kenyamanan penggunaan, dan memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/51080
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLemak Tengkawangen_US
dc.subjectKayu Manisen_US
dc.subjectKrim Pelembaben_US
dc.subjectAntioksidanen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.titleFormulasi Krim Pelembab Alami Kombinasi Lemak Tengkawang (Shorea Stenoptera) dan Minyak Atsiri Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20613167.pdf
Size:
2.81 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections