<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Kebermaknaan Kerja Dengan Keterikatan Kerja Pada Pekerja Harian Lepas Angkatan Milenial

dc.Identifier.NIM18320359
dc.contributor.advisorAnnisaa Miranty Nurendra, S.Psi., M.Psi.,
dc.contributor.authorIVARY TATYANA DIVA
dc.date.accessioned2022-11-24T03:14:31Z
dc.date.available2022-11-24T03:14:31Z
dc.date.issued2022-08-05
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebermaknaan kerja dengan kebermaknaan kerja pada pekerja harian lepas angkatan milenial. Responden pada penelitian ini melibatkan 112 pekerja dengan rentang kelahiran tahun 1980-1996 yang terdiri dari 45 pekerja laki-laki (40.2%) dan 67 pekerja perempuan (59.8%). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Work and Meaning Inventory (WAMI) yang disusun oleh Steger et. al., (2012) dan skala keterikatan kerja Utrecht Work Engagement Scale (UWES) yang disusun oleh Schaufeli et. al., (2006). Metode analisis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode korelasional Spearman Rho’s dengan bantuan software IBM SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kebermaknaan kerja dengan keterikatan kerja dengan perolehan nilai signifikansi p = 0.000 (p<0.05), r = 0.639 dan r squared = 0.396.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40592
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectKebermaknaan Kerjaen_US
dc.subjectKeterikatan Kerjaen_US
dc.subjectPekerja Harian Lepasen_US
dc.subjectAngkatan Milenialen_US
dc.titleHubungan Antara Kebermaknaan Kerja Dengan Keterikatan Kerja Pada Pekerja Harian Lepas Angkatan Milenialen_US

Files

Collections