Peningkatan Resiliensi Pada Pabrik Kulit Fajar Makmur Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing dan Agility
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini membahas integrasi lean manufacturing dan agility untuk meningkatkan resiliensi serta daya saing Pabrik Kulit Fajar Makmur. Latar belakang penelitian adalah tingginya waste seperti waiting time, defect rate, dan inventory WIP yang menghambat efisiensi dan responsivitas pabrik. Studi kasus dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, analisis data produksi, serta wawancara manajemen. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan lean manufacturing berhasil menurunkan waiting time rata-rata proses utama, pada tanning turun dari 35,89 menit/batch menjadi 19,11 menit/batch dan toggle drying dari 20,44 menit/batch menjadi 9,87 menit/batch. WIP berkurang signifikan, pada proses tanning dari 484 ft2 menjadi 216 ft2 serta pada toggle drying dari 660 ft2 menjadi 248 ft2. Defect rate juga turun dari 1,82% dan 1,08% menjadi 0,85% dan 0,62%, sebelumnya berkategori “Baik” dan setelah usulan perbaikan menjadi “Sangat Baik”. Penerapan agility meningkatkan kecepatan pemenuhan pesanan mendadak dari rata-rata 13 hari menjadi 9 hari, serta menambah fleksibilitas jadwal produksi tanpa memperbesar risiko keterlambatan. Sinergi lean-agile berhasil mengoptimalkan efisiensi, adaptasi, dan mutu, sehingga pabrik mampu menjaga kelancaran produksi, memenuhi permintaan pasar secara responsif, dan meminimalkan risiko gangguan industri. Studi ini memberikan rekomendasi implementatif untuk pabrik kulit di Indonesia dan referensi bagi industri manufaktur sejenis.