<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Keselamatan Konstruksi Dengan Menggunakan Metode Constrution Safety Analysis (CSA) Pada Pekerjaan Stressing Komponen Girder (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo - Yogyakarta)

dc.Identifier.NIM17511090
dc.contributor.authorAdyuta, Na’afil Ardra
dc.date.accessioned2024-11-25T04:10:51Z
dc.date.available2024-11-25T04:10:51Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractProyek konstruksi merupakan rangkaian pekerjaan proyek pembangunan fisik untuk menghasilkan suatu bangunan fasilitas milik perorangan dan swasta seperti halnya perumahan, pertokoan, pabrik dan lain sebagainya juga bangunan yang berupa infrastruktur untuk publik seperti jalan, jembatan dan lain sebagainya. dalam bidang konstruksi perlu adanya penanganan terkait kecelakaan kerja didasarkan kasus yang terjadi pada pekerjaan Tol Pasuruan – Probolinggo pada tahun 2017. Maka diperlukannya pengawasan khusu terkait penerapan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 10/PRT/M/2021 tentang pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) bidang pekerjaan umum. Dengan penerapan SMKK yang baik dapat meminimalisir angkat kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek. SMKK terdapat Rencana Kerja Konstruksi (RKK) salah satunya memuat pengendalian Operasi Keselamatan konstruksi dengan menggunakan metode Construction Safety Analysis (CSA). Pada penelitian ini, di lakukan penyusunan CSA pada pekerjaan Girder pada proyek pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta. Dalam penyusunan CSA di lakukan secara observasi di lapangan untuk mengidentifikasi urutan pekerjaan dan potensi bahaya yang terjadi di lokasi proyek berlangsung secara jelas. Pengendalian potensi bahaya yang telah dibuat mengacu pada hirarki pengendalian, peraturan pemerintah, Standar Nasional Indonesia (SNI) dan saran dari tenaga ahli. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu form CSA yang telah melalui tahap verifikasi oleh tenaga ahli K3 dan orang yang memahami keteknikan terkait stressing girder. Identifikasi potensi bahaya berdasarkan hasil verifikasi terdapat 187 potensi bahaya. Dari potensi bahaya yang terjadi perlu di lakukan Tindakan pengendalian potensi bahaya sesuai dengan hirarki pengendalian potensi bahaya di antaranya pengendalian secara substitusi, pengendalian secara rekayasa Teknik, pengendalian, admininitrasi dan mengenakan Alat Pelindung Diri. Pengendalian dengan metode eliminasi tidak dipergunakan karena tidak memungkinkan penerapannya di lapangan.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/53806
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKontrusien_US
dc.subjectKeselamatan dan Kesehatan Kerjaen_US
dc.subjectGirderen_US
dc.subjectConstruction Safety Analysis (CSA)en_US
dc.titleAnalisis Keselamatan Konstruksi Dengan Menggunakan Metode Constrution Safety Analysis (CSA) Pada Pekerjaan Stressing Komponen Girder (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo - Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17511090.pdf
Size:
11.52 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: