Analisis Hubungan Indeks Kerentanan Seismik dan Tebal Lapisan Sedimen Terhadap Risiko Gempa Bumi di Kawasan Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Menggunakan Metode HVSR
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Kepulauan Indonesia memiliki tingkat kejadian bencana alam yang tinggi, seperti banjir,
tanah longsor, gempa bumi, dan bencana lainnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor tektonik dan
topografi yang kompleks, karena Indonesia terletak pada pertemuan lempeng besar dunia. Salah satu
upaya mitigasi untuk mengurangi dampak gempa bumi adalah dengan mengidentifikasi ketebalan
lapisan sedimen dan indeks kerentanan seismik. Penelitian ini penting dilakukan di wilayah Kampus
Universitas Islam Indonesia (UII) yang tergolong rawan gempa bumi.
Penelitian dilakukan dengan pengukuran langsung menggunakan seismograph digital
Lunitek Triton 5s. Perekaman sinyal mikrotremor berlangsung 30 menit pada 29 titik dengan jarak
sekitar 125 meter. Data dianalisis menggunakan metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral
Ratio) untuk mendapatkan nilai frekuensi dominan (Fg) dan faktor amplifikasi (Ag). Hasil kurva
H/V kemudian diinversi guna memperoleh nilai kecepatan geser tanah hingga kedalaman 30 meter
(Vs30). Dari parameter tersebut dihitung ketebalan lapisan sedimen (h) dan indeks kerentanan
seismik (Kg).
Hasil penelitian menunjukkan ketebalan lapisan sedimen bervariasi antara 4,63–92,302
meter. Lapisan paling tebal berada di area parkiran Fakultas Hukum, sedangkan yang paling tipis di
area boulevard UII. Nilai Kg berkisar 0,24491–11,7269 dengan sebagian besar wilayah termasuk
kategori rendah. Hubungan antara ketebalan lapisan sedimen dan nilai Kg tergolong lemah, dengan
koefisien korelasi +0,3376. Analisis regresi linier menunjukkan hubungan keduanya dirumuskan
dengan persamaan y = 11,459 + 4,6339. Hubungan ini menggambarkan bahwa jika sedimen dan Kg
tinggi, potensi amplifikasi gelombang gempa juga meningkat sehingga risiko kerusakan bangunan
lebih besar.