Pengaruh Kerusakan Jalan Aspal Terhadap Kecepatan Kendaraan Di Jalan Wonorejo Tambakan Kabupaten Sleman (Effect Of Asphalt Road Damage On Vehicle Speed On The Wonorejo Tambakan Road Sleman Regency)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Lalu lintas yang baik adalah lalu lintas dengan arus yang lancar, kecepatan yang cukup, aman, dan nyaman. Akan tetapi, terdapat permasalahan dalam pergerakan lalu lintas seperti kerusakan jalan yang mengganggu kelancaran pergerakan lalu lintas. Berdasarkan penjelasan tersebut Jalan Wonorejo Tambakan sepanjang 1 km perlu dilakukan survei observasi agar dapat mengetahui pengaruh kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan serta upaya penanganannya. Evaluasi kondisi permukaan perkerasan jalan dilakukan dengan cara pengamatan di lapangan dan dibagi per segmen. Jumlah segmen adalah 40 dengan panjang per segmen adalah 50 m dan lebar 3 m. Pengukuran ini dilakukan untuk mendapatkan kondisi permukaan jalan berdasarkan nilai kondisi jalan dengan metode PCI. Untuk mengetahui kecepatan kendaraan per segmen maka dilakukan survei waktu tempuh kendaraan pada setiap segmen tersebut. Kemudian kedua data tersebut dianalisis menggunakan uji Regresi Linier Sederhana menggunakan Software SPSS. Dari uji Regresi Linier Sederhana disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang erat antara PCI terhadap kecepatan kendaraan. Semakin rendah nilai PCI maka semakin pelan kecepatan kendaraan. Sebaliknya semakin tinggi nilai PCI maka semakin cepat kecepatan kendaraan yang melintasi jalan Wonorejo - Tambakan. Perbaikan yang direkomendasikan berdasarkan kerusakan terparah dan yang paling dominan menghambat laju kecepatan yang terdapat pada ruas yang diteliti, pada kasus ini adalah jenis kerusakan tambalan (patching) dan lubang (pothole). Solusi penanganan kerusakan tambalan di sepanjang ruas jalan Wonorejo - Tambakan dengan cara perbaikan atau penggantian tambalan di seluruh kedalaman untuk perbaikan permanen dan dilakukan penambalan permukaan untuk perbaikan sementara, sedangkan penanganan perbaikan untuk kerusakan lubang dengan cara perbaikan permanen dengan penambalan di seluruh kedalaman dan perbaikan sementara dengan membersihkan lubang dan mengisinya dengan campuran aspal dingin yang khusus untuk tambalan.