Evaluasi Perkerasan Lentur dengan Metode SDI dan Iri Berbasis Aplikasi Roadroid pada Ruas Jalan Klangon- Tempel Sta 8+500 – STA 12+000
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Perkerasan jalan memegang peran penting dalam mendukung kelancaran transportasi. Ruas
Jalan Klangon–Tempel merupakan jalan kolektor provinsi yang banyak dilalui kendaraan berat,
sehingga rawan mengalami kerusakan seperti retak dan lubang. Penelitian ini bertujuan untuk
meninjau kondisi aktual struktur perkerasan pada Ruas Jalan Klangon–Tempel Sta 8+500 – 12+000,
mengkaji jenis-jenis kerusakan yang muncul, serta menyusun rekomendasi penanganan yang sesuai.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung upaya perbaikan dan peningkatan mutu perkerasan jalan
agar lebih layak dan aman digunakan oleh masyarakat.
Metode yang digunakan meliputi survei visual untuk data Surface Distress Index (SDI) dan
aplikasi Roadroid untuk data International Roughness Index (IRI). Data SDI dikumpulkan dengan
berjalan kaki, mencatat jenis, lokasi, dan luas kerusakan per segmen 100 meter. Data IRI diperoleh
menggunakan aplikasi Roadroid pada smartphone yang dipasang di kendaraan, merekam kekasaran
jalan pada kecepatan 20-40 km/jam. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai SDI dan IRI
untuk setiap segmen, kemudian menentukan kondisi perkerasan dan jenis penanganan berdasarkan
pedoman Bina Marga 2011.
Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata SDI sebesar 198,79 masuk dalam kategori
rusak berat dan nilai rata-rata IRI sebesar 10,36 m/km masuk dalam kategori rusak ringan.
Kerusakan dominan adalah retak kulit buaya dan lubang. Rekomendasi penanganan disesuaikan
dengan tingkat kerusakan jalan. pemeliharaan rutin untuk kondisi baik dengan nilai SDI kurang dari
50 dan IRI kurang dari 4, pemeliharaan berkala untuk sedang dengan nilai SDI 50 sampai 100 dan
IRI 4 hingga 18 dan rekonstruksi untuk rusak berat dengan nilai SDI lebih dari 250 dan IRI lebih
dari 12.