<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Struktur Rangka Atap Baja Kelangsingan Tinggi Menggunakan Direct Analysis Method Yang Diverifikasi Melalui Uji Kuat Tekan Profil Hollow Square Section Studi Kasus: Rangka Atap Hss Kelangsingan Tinggi Dengan Pelat Sambung Tunggal

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

Metode ELM memiliki kekurangan pada kecepatan dan ketelitian analisa yang mendekati sifat alami struktur di lapangan, karena metode ini tidak memasukkan faktor ketidaksempurnaan geometri dan reduksi kekakuan selama proses analisis struktur. Pembaruan metode ini memberi keuntungan bagi para perencana karena dapat mengatasi keterbatasan analisa struktur elastik yang tidak dapat mengevaluasi stabilitas. Direct Analysis Method (DAM) merupakan strategi penyederhanaan analisis cara manual memakai progam komputer dengan akurasi yang dapat diandalkan. Ekperimen kedua dirancang untuk memperoleh perilaku P-δ tanpa terjadi efek P-∆. Setelah didapatkan hasil dari kedua tahap pengujian tersebut, dilakukan analsisis DAM menggunakan bantuan program analsiis SAP2000 untuk memprediksi kuat tekan profil HSS yang kemudian dibandingkan dengan hasil pengujian laboratorium untuk dievaluasi nilai akurasinya. Pada effective length method nilai kuat tekan yang dihasilkan untuk batang tekan variasi 1 baut sebesar 6,708 KN sedangkan batang tekan variasi 3 baut sebesar 8,161 KN. Untuk pengujian laboratorium nilai kuat tekan yang dihasilkan untuk batang tekan variasi 1 baut sebesar 7,599 KN sedangkan batang tekan variasi 3 baut sebesar 8,976 KN. Pada direct analysys method nilai kuat tekan yang dihasilkan untuk batang tekan variasi 1 baut sebesar 7,484 KN sedangkan batang tekan variasi 3 baut sebesar 8,778 KN. permodelan SAP2000 pada rangka atap variasi 1 baut rangka atap variasi 3 baut terdapat pada kapasitas tekan yang dihasilkan. Pada rangka atap variasi 1 baut memiliki nilai kuat tekan sebesar 5,597 KN sedangkan untuk rangka atap variasi 3 baut memiliki nilai kuat tekan sebesar 7,320 KN. Pengaruh jumlah baut pada permodelan batang tekan maupun rangka atap kedua variasi memiliki perbedaan pada nilai kuat tekan. Karena rangka atap variasi 3 baut lebih mampu menahan momen. Hal ini terjadi karena pada rangka atap variasi 1 baut dimodelkan dengan fitur release partial fixity sehingga permodelan rangka atap variasi 3 baut mampu menahan momen yang lebih besar dibandingkan rangka atap variasi 1 baut.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By