<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Defect Kabinet Grand Piano Menggunakan Pendekatan Six Sigma Dan Failure Mode And Effect Analysis (Studi Kasus : Kelompok Sanding Buffing Side Grand Baby, Pt. Yamaha Indonesia)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DOI

Abstract

PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan manufaktur sebagai produsen piano dengan jangkauan pasar yang luas hingga di ekspor ke berbagai negara. Kualitas produk menjadi salah satu hal penting yang harus selalu ditingkatkan agar dapat memenuhi kepuasan konsumen. Kelompok kerja sanding buffing side GB merupakan kelompok yang memproses part piano Grand Baby (GB) yaitu kabinet side board dan key bed. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu karena tingginya tingkat kabinet defect pada kelompok sanding & buffing side GB sehingga menyebabkan target output per 8 jam tidak tercapai dan penurunan produktivitas. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas dan meminimasi terjadinya produk cacat dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode six sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian selama periode bulan Mei 2021-Januari 2022 didapatkan nilai DPMO sebesar 56879,34 dan nilai sigma sebesar 3,08 sigma. Identifikasi jenis temuan cacat dominan pada sanding & buffing side GB dengan menggunakan diagram pareto didapatkan hasil bahwa cacat muke permukaan menjadi jenis temuan dominan dengan persentase sebesar 52%. Penyebab cacat muke permukaan diidentifikasi dengan menggunakan fishbone diagram untuk mengetahui akar permasalahan penyebab terjadinya muke permukaan. Berdasarkan analisis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), diketahui bahwa kemungkinan kegagalan dikarenakan penempatan operator yang kurang tepat dengan nilai RPN sebesar 294. Usulan saran yang dapat diberikan yaitu dengan melakukan rotasi operator dengan status karyawan kontrak dengan karyawan senior/karyawan tetap dari kelompok kerja lain yang memiliki kemampuan atau keahlian di bidang yang sama (sanding dan buffing). Oleh karena itu perusahaan diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap kinerja operator serta menekankan pemahaman pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas kepada setiap operator.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By