<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Defect Kabinet Grand Piano Menggunakan Pendekatan Six Sigma Dan Failure Mode And Effect Analysis (Studi Kasus : Kelompok Sanding Buffing Side Grand Baby, Pt. Yamaha Indonesia)

dc.Identifier.NIM18522100
dc.contributor.advisorDr. Taufiq Immawan, S.T., M.M.
dc.contributor.authorSHINTA WAHYU PARAHITA
dc.date.accessioned2022-11-09T07:35:34Z
dc.date.available2022-11-09T07:35:34Z
dc.date.issued2022-07-06
dc.description.abstractPT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan manufaktur sebagai produsen piano dengan jangkauan pasar yang luas hingga di ekspor ke berbagai negara. Kualitas produk menjadi salah satu hal penting yang harus selalu ditingkatkan agar dapat memenuhi kepuasan konsumen. Kelompok kerja sanding buffing side GB merupakan kelompok yang memproses part piano Grand Baby (GB) yaitu kabinet side board dan key bed. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu karena tingginya tingkat kabinet defect pada kelompok sanding & buffing side GB sehingga menyebabkan target output per 8 jam tidak tercapai dan penurunan produktivitas. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas dan meminimasi terjadinya produk cacat dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode six sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian selama periode bulan Mei 2021-Januari 2022 didapatkan nilai DPMO sebesar 56879,34 dan nilai sigma sebesar 3,08 sigma. Identifikasi jenis temuan cacat dominan pada sanding & buffing side GB dengan menggunakan diagram pareto didapatkan hasil bahwa cacat muke permukaan menjadi jenis temuan dominan dengan persentase sebesar 52%. Penyebab cacat muke permukaan diidentifikasi dengan menggunakan fishbone diagram untuk mengetahui akar permasalahan penyebab terjadinya muke permukaan. Berdasarkan analisis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), diketahui bahwa kemungkinan kegagalan dikarenakan penempatan operator yang kurang tepat dengan nilai RPN sebesar 294. Usulan saran yang dapat diberikan yaitu dengan melakukan rotasi operator dengan status karyawan kontrak dengan karyawan senior/karyawan tetap dari kelompok kerja lain yang memiliki kemampuan atau keahlian di bidang yang sama (sanding dan buffing). Oleh karena itu perusahaan diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap kinerja operator serta menekankan pemahaman pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas kepada setiap operator.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40325
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectKualitasen_US
dc.subjectSix Sigmaen_US
dc.subjectDMAICen_US
dc.subjectFailure Mode and Effect Analysis (FMEA)en_US
dc.titleAnalisis Defect Kabinet Grand Piano Menggunakan Pendekatan Six Sigma Dan Failure Mode And Effect Analysis (Studi Kasus : Kelompok Sanding Buffing Side Grand Baby, Pt. Yamaha Indonesia)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18522100.pdf
Size:
2.39 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: