<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kualitas Pelayanan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dengan menggunakan Metode Servqual, Importance Performance Analysis (IPA), dan Topsis

dc.Identifier.NIM19522113
dc.contributor.authorRosariyanti, Alyaa
dc.date.accessioned2026-02-03T07:49:04Z
dc.date.available2026-02-03T07:49:04Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractPERUMDA Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) merupakan perusahaan yang bertugas memberikan pelayanan berupa pengelolaan air bersih di Kota Balikpapan. Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan bertambahnya kependudukan dan jumlah pelanggan PTMB mengakibatkan terus meningkatnya permintaan air bersih di seluruh kawasan kota Balikpapan. Dalam memenuhi permintaan tersebut, adanya kendala- kendala yang dialami oleh pelanggan seperti gangguan pasok air bersih dan kualitas air yang belum sepenuhnya memenuhi kepuasan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak PTMB kepada pelanggan berdasarkan persepsi ekspektasi pelanggan serta dapat mengetahui atribut-atribut yang harus ditingkatkan dari PTMB. Diawali dengan menggunakan metode SERVQUAL, diperoleh nilai gap antara kepuasan dan kepentingan konsumen berdasarkan 5 dimensi yakni reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles. Diketahui terdapat 5 nilai gap terbesar dari 21 atribut diantaranya P1 (Ketersediaan air PDAM selalu terjaga tanpa gangguan) sebesar -1,06, P4 (Air dari PDAM tidak mengalami gangguan (mati) secara mendadak) sebesar -1,04, P3 (Ketepatan PDAM dalam menangani gangguan air) sebesar-0,97, P8 (Waktu penyelesaian gangguan air oleh PDAM sesuai dengan informasi yang disampaikan PDAM) sebesar -0,81, dan P16 (PDAM memberikan kompensasi atau solusi jika terjadi gangguan air yang berkepanjangan) sebesar -0,81. Kemudian analisis dilanjutkan dengan metode IPA untuk menentukan prioritas perbaikan layanan berdasarkan tingkat kepentingan untuk dilakukannya perbaikan berdasarkan atribut- atribut yang termasuk dalam kuadran I di diagram kartesius seperti P1 (Ketersediaan air PDAM selalu terjaga tanpa gangguan), P3 (Ketepatan PDAM dalam menangani gangguan air), P4 (Air dari PDAM tidak mengalami gangguan (mati) secara mendadak), P6 (Informasi tentang gangguan air disampaikan dengan jelas), P7 (Kemudahan dalam menghubungi layanan pelanggan PDAM), P8 (Waktu penyelesaian gangguan air oleh PDAM sesuai dengan informasi yang disampaikan PDAM). Kemudian pada metode terakhir yakni metode TOPSIS, atribut-atribut tersebut dilakukan perhitungan untuk mencari peringkat prioritas perbaikan berdasarkan nilai selisih V terkecil yakni atribut P4 (Air tidak mati mendadak) sebesar -0,51646579.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/60169
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPTMBen_US
dc.subjectKualitas Pelayananen_US
dc.subjectSERVQUALen_US
dc.subjectIPAen_US
dc.subjectTOPSISen_US
dc.titleAnalisis Kualitas Pelayanan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dengan menggunakan Metode Servqual, Importance Performance Analysis (IPA), dan Topsisen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
19522113.pdf
Size:
2.27 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: