Analisis Koefisen Debit dan Liku Kalibrasi Pada Alat Ukur Debit Ambang Lebar di Jaringan Irigasi Van Der Wijck Pada Saluran Sekunder Cerbonan Wetan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Bangunan ukur memegang peranan penting dalam sistem jaringan irigasi dapat mempengaruhi keakuratan debit yang disalurkan. Untuk mengelola sistem irigasi secara efektif dan efisien, diperlukan data yang akurat mengenai debit aliran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh nilai koefisien debit (Cd), mengetahui liku kalibrasi untuk bangunan ukur ambang lebar dijaringan irigasi Van Der Wijck pada saluran sekunder Cerbonan Wetan, dan membandingankan nilai koefisien debit penelitian dengan nilai koefisien debit berdasarkan SNI 8137: 2015. Penelitian dilakukan dengan metode pengukuran langsung di lapangan dengan menggunakan alat current meter. Pengkuran debit dilakukan pada tiga titik, yaitu sebelum ambang, tepat di atas ambang, dan sesudah ambang dengan menggunakan metode mid section. Setiap titik pengukuran dibagi menjadi tiga bagian horizontal (tepi kanan, tengah, dan tepi kiri) serta tiga bagian vertikal (0,2d, 0,6d, dan 0,8d). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien debit (Cd) berdasarkan SNI 8173 : 2015 adalah 0,942 pada bukaan 0,5 m, 0,969 pada bukaan 0,75 m, dan 0,981 pada bukaan 1 m. Adapun hasil penelitian menghasilkan nilai rata-rata Cd sebesar 0,863, dengan selisih masing-masing 11%, 9%, dan 10% dibandingkan dengan nilai Cd menurut SNI. Sementara itu, didapatkan persamaan liku kalibrasi Qreg= 0,835 H3,593 dan kurva kalibrasi menunjukkan perbedaan debit yang relatif kecil, yaitu 0%, 1%, dan 1%. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil kalibrasi dapat dijadikan acuan yang valid dalam pengukuran debit di lokasi penelitian.