Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Dinding Penahan Tanah (Studi Kasus : Jalan Lingkar Utara Tegal)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Proyek Lingkar Utara Brebes-Tegal Sta 4+800 terletak di Provinsi Jawa Tengah. Pada salah
satu proyek ini terdapat timbunan yang akan menjadi jalan Lingkar Utara Brebes-Tegal. Timbunan
ini akan menjadi lereng, dan perlu dilakukan analisis pada lereng tersebut dengan menggunakan
perkuatan DPT.
Perkuatan yang digunakan pada lereng tersebut yaitu adalah perkuatan menggunakan
Dinding Penahan Tanah. Analisis stabilitas lereng dengan perkuatan DPT dilakukan dengan
menggunakan perhitungan manual, setelah dilakukan perhitungan manual kemudian dicek dengan
menggunakan bantuan software PLAXIS 8.6. Analisis ini dilakukan dengan cara menghitung secara
manual stabilitas DPT untuk mengetahui nilai SF pada DPT. Tahap kedua dilakukan perhitungan
daya dukung guna mengetahui berapa tiang pondasi yang dibutuhkan oleh DPT, setelah dilakukan
perhitungan stabilitas didapatkan DPT perlu menggunakan pondasi. Perhitungan pondasi dilakukan
dengan perhitungan manual. Selanjutanya tahap akhir yaitu dengan menggunakan bantuan software
PLAXIS 8.6 untu mengetahui apakah lereng akan collapse atau tidak, dan dapat mengetahui
penurunan, dan angka aman.
Tahap pertama adalah analisis perhitungan secara manual stabilitas DPT diperoleh dua SF
yaitu SF terhadap guling sebesar 0,666 , dan SF terhadap geser sebesar 0,555. Hasil ini belum
memenuhi syarat SF yaitu lebih dari 1,2, maka perlu dilakukan analisis. Tahap kedua yaitu
perhitungan daya dukung minimum diperoleh nilai 552,129 kN/m2 dimana lebih dari 0 sehingga
daya dukung tanah terhadap DPT dinyatakan aman dan hasil daya dukung maksimum diperoleh
852,874 kN/m2 hasil ini lebih besar daripada daya dukung ultimit sebesar 65,61866 kN/m2
, oleh
karena itu dibutuhkan perkuatan tiang pancang. Selanjutnya tahap ketiga dilakukan perhitungan
analisis daya dukung tiang yang diperoleh dari hasil perhitungan daya dukung mini pile koefisien
defleksi tiang sebesar 11,8 , karena perhitungan momen minimum yang diperoleh sebesar 12,57
kNm lebih kecil dari momen maksimum sebesar 715,894 kNm maka mini pile dinyatakan aman
untuk perkuatan DPT, lalu diperoleh perhitungan gaya aksial maksimum sebesar 173,49kN hasil ini
kurang dari hasil perhitungan tahanan aksial tiang sebesar 279 kN, maka mini pile dinyatakan aman
untuk perkuatan DPT, terakhir yaitu perhitungan tahanan lateral tiang pondasi 14 kN, hasil ini lebih
besar daripada perhitungan gaya lateral kombinasi dua arah sebesar 10,03 kN maka mini pile
termasuk aman untuk perkuatan DPT. Tahap terakhir yaitu perhitungan dengan menggunakan
bantuan software PLAXIS 8.6 diperoleh SF tanpa beban gempa sebesar 1,686 dengan penurunan
0,301 m dan SF dengan beban gempa sebesar 1,665 dengan penurunan 0,361 m.