Perancangan Bangunan Mixed Use Pasar Lempuyangan Dan Rusunawa Di Yogyakarta Dengan Penekanan Pada Tepat Guna Lahan Dan Efisiensi Serta Konservasi Energi Design of Mixed Use Lempuyangan Market Building and Public Housing in Yogyakarta Emphasied on Appropriate Site Development And Energy Efficiency and Conservation
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perancangan Bangunan Mixed-Use Pasar Lempuyangan di Yogyakarta dengan pendekatan tepat guna lahan dan efisiensi serta konservasi energi merupakan bentuk pengoptimalan lahan pada permukiman padat penduduk menjadi suatu kawasan hunian dan belanja yang terintegrasi. Permukiman padat penduduk, lahan yang terbatas, dan penambahan kebutuhan rumah menjadi isu perkotaan yang membutuhkan penyelesaian. Pasar Lempuyangan merupakan bagian dari Kawasan Mixed-Use TOD Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta yang memiliki fungsi campuran (hunian dan belanja). Pasar Lempuyangan memiliki satu fungsi sebagai tempat perbelanjaan. Pengoptimalan fungsi pasar menjadi mixeduse rumah susun sederhna sewa dan pasar sangat cocok diterapkan di Pasar Lempuyangan. Perkembangan Pasar Modern menimbulkan Pasar Tradisional dan minat pembelinya berkurang. Kondisi Pasar Lempuyangan sebagai Pasar Tradisional tidak memiliki fasilitas tambahan seperti penitipan anak, klinik kesehatan, dan ATM serta kurang pencahayaan alami dan sirkulasi udara menimbulkan konsumsi energi pada pagi hingga sore hari. Analisis dilakukan dengan berpedoman pada teori yang terdapat pada buku Heating, Cooling, Lighting Sustainable Methods for Architecture dan Green Building Council Indonesia dalam merancang arsitektural Mixed-Use Pasar Lempuyangan. Dalam membuat rancangan Mixed-Use Pasar Lempuyangan, kami mengumpulkan data dengan kajian literatur, dan survey lapangan. Tujuan merancang Mixed Use Pasar Lempuyangan yaitu Analisis programming zoning, aktifitas kebutuhan pasar dan rusunawa, serta analisis penerapan arsitektur berupa tepat guna lahan, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara. Perancangan dilakukan melalui konsep dari hasil analisis berupa konsep orientasi dan tata massa serta tipe bukaan. Analisis menggunakan software Archicad, Ecotect, dan DiaLux Evo untuk orientasi, pencahayaan, dan tata massa serta sirkulasi udara. Rancangan Mixed-Use Pasar Lempuyangan dengan menambahkan fasilitas sosial seperti tempat penitipan anak, klinik kesehatan, serta ATM, dan mengoptimalkan pencahayaan dengan shelves light dan penghawaan alami dengan membuat void pada bangunan dari rumah susun sederhana sewa hingga pasar.