Pemetaan Kerentanan Seismik Berbasis Mikrozonasi Menggunakan Metode HVSR (Horizontal To Vertical Spectral Ratio) Berdasarkan Pengukuran Mikrotremor di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, yang terletak di lereng Gunung Merapi,
memiliki risiko seismik tinggi karena kondisi geologinya yang didominasi material vulkanik dan
aktivitas tektonik. Namun, minimnya data mikrozonasi gempa empiris di wilayah ini mendorong
pentingnya penelitian untuk menilai kerentanan seismik menggunakan metode Horizontal to Vertical
Spectral Ratio (HVSR) berbasis pengukuran mikrotremor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
membuat peta mikrozonasi menggunakan distribusi parameter-parameter seismik seperti frekuensi
dominan (Fg), amplifikasi (Ag), periode dominan (Tg), indeks kerentanan seismik (Kg), dan
percepatan tanah puncak (PGA).
Penelitian ini dilakukan di 42 titik yang tersebar di Kecamatan Dukun, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah dengan bantuan alat Lennartz LE-3D/20s. Setelah dilakukan pengambilan
data di lapangan langkah selanjutnya adalah pengolahan data untuk mendapatkan parameter –
parameter gempa yang diinginkan. Analisis yang digunakan dalam perhitungan parameter –
parameter tersebut adalah menggunakan metode empiris Kanai dan menggunakan referensi gempa
Mertoyudan pada tahun 2016.
Hasil menunjukkan nilai Fg berkisar 0,8733–16,723 Hz (kategori sedang-tinggi), Ag
1,189–5,549 (rendah-sedang), Tg 0,0597–1,144 detik (merata kategori I–IV), dan Kg 0,3849–
12,908 (sebagian besar rendah-sedang). Nilai PGA permukaan 111,273–486,825 gal (0,1134–
0,4964g) atau setara 1,41–3,76 MMI, mengindikasikan potensi kerusakan ringan-sedang (skala VII–
VIII BMKG). Sebanyak 3 dari 41 titik pengukuran menunjukkan kerentanan seismik tinggi, Titik
ini tersebar di beberapa lokasi di Kecamatan Dukun, yaitu titik 2 di Desa Ketunggeng, titik 12 di
Desa Mangunsoko, dan titik 14 pada Desa Dukun. Temuan ini Menjadi dasar rekomendasi mitigasi
berbasis risiko dan perencanaan tata ruang berkelanjutan di kawasan vulkanik aktif. Penelitian
membuktikan metode HVSR efektif dalam menyediakan data mikrozonasi seismik untuk wilayah
dengan kompleksitas geologi seperti Kecamatan Dukun.