Peran Guru Akidah Akhlak dalam membentuk Karakter Islami Peserta Didik di MTsN 2 Sleman
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pendidikan idealnya bertujuan untuk menghasilkan individu yang unggul
dalam pengetahuan dan karakter. Namun, banyak peserta didik masih belum
mencerminkan sikap dan perilaku yang diharapkan. Guru akidah akhlak di MTsN
2 Sleman memiliki peran penting dalam pembentukan karakter islami peserta didik,
tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, namun guru akidah akhlak juga berfokus
pada penanaman nilai-nilai moral dan budi pekerti. Tujuan penelitian ini untuk
mendeskripsikan peran, faktor penghambat serta faktor pendukung guru akidah
akhlak dalam membentuk karakter islami peserta didik di MTsN 2 Sleman.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Fokus penelitian peran guru akidah akhlak dalam membentuk
karakter islami peserta didik di MTsN 2 Sleman. Informan penelitian ditentukan
dengan teknik purposive sampling, yang terdiri dari kepala madrasah, guru akidah
akhlak dan peserta didik MTsN 2 Sleman. Pengumpulan data dilakukan melalui 3
teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data peneliti
menggunakan teknik triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model
interaktif Matthew B. Miles, A Michael Huberman dan Johnny Saldana yang
mencakup proses pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter islami
peserta didik MTsN 2 Sleman terdapat 1) 3 karakter islami yang diajarkan guru
akidah akhlak kepada peserta didik yaitu: Karakter atau Akhlak Islami kepada Allah
(Habluminallah), Karakter atau Akhlak Islami kepada Manusia (Habluminannas),
Karakter atau Akhlak Islami kepada Lingkungan (Habluminan alam). 2) Faktor
penghambatnya yaitu: Orang tua, Lingkungan pergaulan anak. Sedangkan Faktor
pendukungnya yaitu: Sekolah yang berbasis islami atau madrasah, Kegiatan
keagamaan di madrasah, Sarana dan Prasarana, Orang tua.