Studi Eksperimen Penyambungan Beton Lama dan Beton Baru Pada Kolom Berdasarkan Variasi Umur dan Lokasi Sambungan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kolom merupakan elemen struktural utama dalam konstruksi beton bertulang yang berfungsi sebagai penopang beban aksial. Dalam praktik di lapangan, proses pengecoran kolom sering kali mengalami kendala sehingga pengecoran dilakukan secara bertahap antara beton lama dan beton baru dengan sambungan beton. Penyambungan ini dapat mempengaruhi kekuatan tekan kolom, terutama jika tidak dilakukan dengan metode yang tepat. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan aksial kolom yang dicor secara bertahap menggunakan sambungan beton dengan bahan perekat Sikacim Bonding Adhesive pada penyambungan antara beton lama yang telah mengeras dan beton baru. Penelitian ini menggunakan kolom tanpa sambungan sebagai pembanding dan kolom dengan sambungan pada variasi umur beton lama, yaitu 3 hari, 7 hari, dan 14 hari. Variasi tinggi sambungan yang digunakan adalah 1⁄2 L dan 1⁄4 L, sementara pengujian kuat tekan aksial dilakukan pada saat beton baru berumur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kolom normal tanpa sambungan memiliki nilai kuat tekan sebesar 18,77 MPa. Kolom dengan sambungan pada umur 3 hari memiliki kuat tekan 13,47 MPa (1⁄4 L) dan 12,68 MPa (1⁄2 L), umur 7 hari memiliki kuat tekan 18,03 MPa (1⁄4 L) dan 14,69 MPa (1⁄2 L), sedangkan umur 14 hari memiliki kuat tekan 14,91 MPa (1⁄4 L) dan 13,12 MPa (1⁄2 L). Kuat tekan tertinggi pada kolom sambungan ditemukan pada umur 7 hari dengan variasi tinggi sambungan 1⁄4 L, sedangkan kolom dengan sambungan 3 hari dan 14 hari mengalami penurunan kekuatan tekan yang signifikan. Meskipun penggunaan Sikacim Bonding Adhesive membantu meningkatkan daya rekat antara beton lama dan baru, nilai kuat tekan kolom sambungan masih lebih rendah dibandingkan kolom tanpa sambungan. Oleh karena itu, diperlukan pengoptimalan metode penyambungan beton untuk meningkatkan kekuatan tekan kolom yang dicor secara bertahap.