<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Eksperimen Penyambungan Beton Lama dan Beton Baru Pada Kolom Berdasarkan Variasi Umur dan Lokasi Sambungan

dc.Identifier.NIM20511441
dc.contributor.authorAndrea, Reyhan Garneta Lana
dc.date.accessioned2025-04-22T06:19:54Z
dc.date.available2025-04-22T06:19:54Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractKolom merupakan elemen struktural utama dalam konstruksi beton bertulang yang berfungsi sebagai penopang beban aksial. Dalam praktik di lapangan, proses pengecoran kolom sering kali mengalami kendala sehingga pengecoran dilakukan secara bertahap antara beton lama dan beton baru dengan sambungan beton. Penyambungan ini dapat mempengaruhi kekuatan tekan kolom, terutama jika tidak dilakukan dengan metode yang tepat. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan aksial kolom yang dicor secara bertahap menggunakan sambungan beton dengan bahan perekat Sikacim Bonding Adhesive pada penyambungan antara beton lama yang telah mengeras dan beton baru. Penelitian ini menggunakan kolom tanpa sambungan sebagai pembanding dan kolom dengan sambungan pada variasi umur beton lama, yaitu 3 hari, 7 hari, dan 14 hari. Variasi tinggi sambungan yang digunakan adalah 1⁄2 L dan 1⁄4 L, sementara pengujian kuat tekan aksial dilakukan pada saat beton baru berumur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kolom normal tanpa sambungan memiliki nilai kuat tekan sebesar 18,77 MPa. Kolom dengan sambungan pada umur 3 hari memiliki kuat tekan 13,47 MPa (1⁄4 L) dan 12,68 MPa (1⁄2 L), umur 7 hari memiliki kuat tekan 18,03 MPa (1⁄4 L) dan 14,69 MPa (1⁄2 L), sedangkan umur 14 hari memiliki kuat tekan 14,91 MPa (1⁄4 L) dan 13,12 MPa (1⁄2 L). Kuat tekan tertinggi pada kolom sambungan ditemukan pada umur 7 hari dengan variasi tinggi sambungan 1⁄4 L, sedangkan kolom dengan sambungan 3 hari dan 14 hari mengalami penurunan kekuatan tekan yang signifikan. Meskipun penggunaan Sikacim Bonding Adhesive membantu meningkatkan daya rekat antara beton lama dan baru, nilai kuat tekan kolom sambungan masih lebih rendah dibandingkan kolom tanpa sambungan. Oleh karena itu, diperlukan pengoptimalan metode penyambungan beton untuk meningkatkan kekuatan tekan kolom yang dicor secara bertahap.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/55278
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKolom Betonen_US
dc.subjectSambungan Beton Lama dan Baruen_US
dc.subjectKekuatan Tekanen_US
dc.subjectSikacim Bonding Adhesiveen_US
dc.subjectVariasi Umuren_US
dc.titleStudi Eksperimen Penyambungan Beton Lama dan Beton Baru Pada Kolom Berdasarkan Variasi Umur dan Lokasi Sambunganen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20511441.pdf
Size:
6.84 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: