Analisis Kandungan Phthalate pada Air Tanah dan Dampaknya Terhadap Risiko Kesehatan di Kecamatan Ngaglik dan Ngemplak, Kabupaten Sleman
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Semakin berkembangnya kawasan Kecamatan Ngaglik dan Ngemplak, berbanding lurus dengan pertumbuhan penduduk dan produksi sampah. Produksi sampah di dominasi oleh sampah plastik. Phthalate atau phthalic acid esters (PAEs) adalah senyawa kimia yang penggunaannya sangat luas dan dengan mudah ditemukan pada produk yang dipakai sehari-hari seperti kemasan pangan, botol minum, parfum, PVC, dan lainnya. Tetapi, pada saat yang sama, telah terbukti memiliki efek berbahaya pada manusia. Dilakukan perhitungan analisis risiko lingkungan guna mengetahui potensi risiko kanker dan nonkanker akibat Phthalate pada lokasi penelitian. Pengujian dilakukan di air tanah pada 5 sumur dangkal dan 5 sumur dalam. Metode pengujian Phthalate di laboratorium menggunakan metode solid-phase extraction (SPE), dan pembacaan sampel menggunakan instrumen GC-MS dengan masing- masing senyawa Phthalate memiliki hasil konsentrasi yakni Dibutyl Phthalate (0,0000107 mg/L), Diamyl Phthalate (0,0001317 mg/L), d dan Dicyclohexyl Phthalate (0,0000832 mg/L). Pada penelitian ini didapat bahwa sejumlah 0% responden golongan usia anak dan dewasa pada pajanan melalui oral dan dermal memiliki risiko non kanker dengan nilai RQ > 1, serta nilai risiko kanker ECR<10−4