<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Keselamatan Kerja Pada Pekerjaan Erection Girder menggunakan Launcher dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (Hirarc) (Studi Kasus : Proyek Jalan Tol Jogja – Bawen Paket 1 (Seksi 1))

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kemajuan industri konstruksi di Indonesia, khususnya dalam pembangunan jalan tol, telah mengalami perkembangan pesat. Namun, tingginya angka kecelakaan kerja di sektor ini, yang mencapai 32% dari total kasus kecelakaan kerja, menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap keselamatan kerja. Proyek Jalan Tol Jogja – Bawen, yang melibatkan pekerjaan erection girder menggunakan alat berat, berpotensi menghadirkan berbagai risiko yang dapat membahayakan keselamatan pekerja. Oleh karena itu, analisis keselamatan kerja menjadi sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko yang mungkin terjadi selama pelaksanaan proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keselamatan kerja pada pekerjaan erection girder dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, memberikan penilaian risiko terhadap bahaya yang teridentifikasi, serta menyarankan langkah-langkah pengendalian risiko yang tepat. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan keselamatan kerja di proyek konstruksi, khususnya dalam pelaksanaan erection girder. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah HIRARC, yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 66 potensi bahaya yang teridentifikasi, dengan 40 risiko dikategorikan sebagai risiko besar dan 26 risiko sebagai risiko sedang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan sistem manajemen keselamatan kerja (SMK3) yang efektif, serta perlunya penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur keselamatan yang ketat untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja di proyek konstruksi.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By