<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Penggunaan Serbuk Arang Kayu Sebagai Bahan Substitusi Parsial Semen Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Banyaknya pembangunan yang terjadi saat ini membuat kebutuhan pembetonan meningkat serta bahan baku atas pembuatan beton pun ikut meningkat terutama semen. Pembuatan semen membutuhkan bahan baku kapur yang merupakan salah satu sumber daya alam tidak dapat diperbaharui. Bahan baku tersebut jika digunakan terus menerus dalam jangka waktu tertentu akan terkikis dan habis. Oleh karena itu diperlukan suatu inovasi dalam dengan pemanfaatan hasil limbah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Serbuk arang kayu berasal dari sisa pengelolaan kayu yang dibakar. Serbuk arang kayu dapat mempengaruhi kuat tekan pada beton. Serbuk arang kayu dapat digunakan sebagai bahan subtitusi parsial terhadap semen karena memiliki kandungan silika sehingga bersifat pozzolan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serbuk arang kayu sebagai substitusi pada semen. Pada penelitian ini menggunakan serbuk arang kayu sebagai substitusi terhadap semen dengan persentase yang digunakan yakni 0%, 1%, 3%, 6% dari berat semen. Campuran beton (mix design) merujuk pada SNI 03-2834-2000. Pengujian yang dilakukan yakni pengujian kuat tekan dan pengujian kuat tarik belah pada sampel beton dengan mutu rencana sebesar 25 MPa. Hasil penelitian yang dilakukan ini menunjukan bahwa pada beton normal mendapatkan hasil kuat tekan dan kuat tarik beton secara berturut-turut yakni sebesar 26,9056 MPa, dan 2,526 MPa. Sedangkan untuk beton variasi yang dilakukan pada penelitian ini didapatkan nilai maksimum pada persentase 1% akan tetapi masih dibawah nilai beton normal tetapi masih diatas mutu kuat tekan beton rencana 25 MPa. Untuk variasi substitusi serbuk arang kayu 1% dari berat semen didapatkan nilai kuat tekan dan kuat tarik beton berturut-turut yakni sebesar 25,1692 MPa, dan 2,468 MPa. Hasil pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase substitusi serbuk arang kayu terhadap semen dapat menurunkan kuat tekan beton hal ini dikarenakan semen masih menjadi komponen utama pada beton. Beton dengan variasi serbuk arang kayu dapat membuat beton menjadi kental dan menurunkan kemudahan (workability) dalam pengerjaan dikarenakan serbuk arang kayu menyerap air lebih cepat dibandingkan beton normal.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By