<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Zero Waste Center di Kota Yogyakarta dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Peningkatan jumlah produksi sampah tanpa dibersamai dengan sistem pengolahan sampah yang berkelanjutan serta kurangnya kesadaran warga dalam mengelola sampah, menjadikan permasalahan sampah di Indonesia tak kunjung teratasi. TPST Piyungan yang overload, dan kini telah ditutup menjadi salah satu wujud dari tidak efektifnya penanganan sampah secara konvensional. Namun dibalik segenap problem yang ditimbulkan, sampah juga menyimpan potensi ekonomi. Pengolahan sampah dapat menjadi bisnis yang menguntungkan jika sampah dikelola dengan tepat. Fasilitas pengolahan sampah juga dapat menjadi pusat edukasi sebagai usaha untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam hal pengolahan sampah. Zero waste center dirancang untuk menjembatani kedua fungsi tersebut, yakni penanganan problem sampah dan juga edukasi masyarakat mengenai pengolahan sampah. Untuk menyelaraskan konsep wisata edukasi dengan pengolahan sampah, perancangan tata ruang pada zero waste center mengacu pada tingkatan area yaitu kotor-peralihan-bersih, dan zona fungsi berupa pengolahan sampah, wisata edukasi, dan penunjang, serta area servis. Dengan meninggalkan konsep pengolahan sampah lama, zero waste center menerapkan berbagai metode pengolahan sampah yang trintegrasi dan berkelanjutan yang dapat meminimalisir dampak lingkungan serta memberikan nilai ekonomi. Dalam mewujudkan rancangan ini, digunakan pendekatan arsitektur ekologis untuk meminimalisir dampak pembangunan terhadap alam

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By