Pengaruh Penggunaan Serbuk Besi Sebagaipengganti Sebagian Pasir Pada Beton Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Di zaman sekarang ini kebutuhan akan infrastruktur semakin meningkat, salah satunya yaitu kebutuhan akan bangunan gedung. Pembangunan gedung terus meningkat dan berkembang dari tahun ke tahun, dengan demikian diperlukan inovasi pada elemen struktural maupun arsitektural. Salah satu komponen penyusun gedung yang juga merupakan elemen struktural yaitu beton. Dengan berkembangnya teknologi pada beton, maka semakin banyak ide dan inovasi yang digunakan untuk meningkatkan mutu beton, salah satu inovasinya yaitu dengan menambahkan bahan tambah atau bahan pengganti pada beton. Salah satu bahan pengganti yang dapat digunakan yaitu serbuk besi. Besi memiliki struktur yang lebih keras dan kuat daripada pasir. Selain itu, besi juga memiliki kuat tarik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan serbuk besi sebagai pengganti sebagian pasir pada beton terhadap kuat tekan dan kuat tarik beton dan juga untuk mengetahui kuat tekan dan kuat tarik optimum beton setelah penambahan serbuk pada variasi takaran 1,5%; 3% dan 4,5% dari agregat halusnya. Metode perhitungan campuran beton yang digunakan mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan mutu beton rencana sebesar 25 MPa. Beton yang diuji berumur 14 hari dan 28 hari. Hasil uji kuat tekan beton pada variasi takaran penambahan serbuk besi 1,5%; 3% dan 4,5% dari agregat halusnya masing-masing sebesar 25,924 MPa, 28,018 MPa dan 31,078 MPa. Hasil uji kuat tarik beton pada variasi takaran penambahan serbuk besi 1,5%; 3% dan 4,5% dari agregat halusnya masing-masing sebesar 2,255 MPa, 2,305 MPa dan 2,374 MPa. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa nilai kuat tekan dan kuat tarik beton terus meningkat seiring dengan penambahan serbuk besi. Hal ini menyebabkan trendline nilai kuat tekan dan kuat tarik beton terus naik sehingga masih belum menemukan titik optimumnya. Maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan takaran limbah serbuk besi yang berbeda.