Perancangan Rest Area di Kebondalem, Semarang dengan Pendekatan Healing Environtment
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kementerian PUPR sedang mengerjakan proyek pembangunan jalan tol salah satunya Yogyakarta-Bawen. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi kemacetan dan lalu lintas padat di jalan Yogya-Semarang, serta mendukung perkembangan industri dan pariwisata Joglosemar. Namun seiring dengan pembangunan jalan tol, fenomena kecelakaan pada jalan tol di Indonesia mengalami peningkatan. Pada tahun 2022 saja, tercatat 4.487 kasus kecelakaan di jalan tol menurut Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), meningkat sebesar 12,51% dari tahun sebelumnya. Mayoritas (61%) dari kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor manusia, seperti kondisi fisik dan mental pengemudi yang kurang optimal akibat kelelahan, mengantuk, tergesa-gesa, stres, dan kebosanan akibat monotonnya perjalanan di jalan tol. Oleh karena itu, diperlukan suatu fasilitas istirahat yang mampu memberikan jaminan relaksasi bagi para pengguna jalan. Salah satu pendekatan untuk mencapai relaksasi tersebut adalah melalui penerapan healing environtment pada perancangan rest area. Fungsi utama pada rest area adalah sebagai sarana umum untuk menghilangkan rasa lelah pada perjalanan agar meminimalisir kecelakaan pada jalan lintas, sementara healing environtment dapat mengembalikan kondisi manusia dengan memanfaatkan unsur alam dalam perancangan. Maka perancangan rest area dengan pendekatan healing environtment diharapkan mampu menghasilkan desain rest area yang berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan relaksasi pengguna sehingga para pengguna jalan dapat lebih berkonsetrasi lagi untuk menghadapi perjalanan selanjutnya.