Evaluasi Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Kayu Parameria Laevigata dengan Metode DPPH dan Frap
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Latar Belakang: Radikal bebas merupakan molekul yang memiliki sekelompok
atom atau elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas dapat dihambat dengan
antioksidan sehingga tidak menyebabkan penyakit. Flavonoid dan fenolik
merupakan senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Parameria laevigata
merupakan tanaman dari famili Apocynaceae yang berpotensi memiliki aktivitas
antioksidan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak
Parameria laevigata dengan metode DPPH dan FRAP dan mengetahui kandungan
total flavonoid dan total fenolik dari ekstrak Parameria laevigata
Metode: Ekstrak Parameria laevigata diperoleh dari hasil maserasi-sonikasi
menggunakan pelarut etanol 96%. Penetapan kadar total flavonoid dan total
fenolik menggunakan pembanding rutin dan asam galat. Aktivitas antioksidan
ditentukan dengan uji metode DPPH (2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl) sebagai
penangkapan radikal bebas dan metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant
Power) yang memiliki kemampuan mereduksi ion Fe3+ menjadi Fe2+
.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan untuk ekstrak Parameria laevigata memiliki
nilai IC50 dari masing-masing metode DPPH dan FRAP adalah 33,49 ± 4,16 ppm
dan 32,40 ± 0,12 ppm sedangkan kadar total flavonoid sebesar 5,41 ± 0,31 mgRE/g
ekstrak dan kadar total fenolik sebesar 51,74 ± 0,33 mgGAE/g ekstrak,.
Kesimpulan: Pada penelitian ini ekstrak Parameria laevigata memiliki aktivitas
antioksidan sangat kuat dengan nilai rata-rata IC50 kurang dari 50 ppm
menggunakan metode DPPH dan FRAP.