Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik Pada Debu Jalan di Area Malioboro dan Pemukiman
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Plastik dan karet suatu yang bermanfaat dan juga merugikan bagi kehidupan.Plastik dan bahan dasar karet menyebabkan adanya polusi yang disebut mikroplastik. Distribusi mikroplastik di perkotaan dimulai dari terfragmentasi plastik dan bahan yang berasal dari karet yaitu ban yang terabrasi dan menghasilkan partikel debu .Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debu jalan yang berukuran ≤ 1.18 milimeter serta menghitung kelimpahan dan karakteristik mikroplastik dalam debu jalan di kawasan wisata area Malioboro dan pemukiman, yang dipengaruhi oleh tingginya jumlah pengunjung, volume kendaraan, dan kondisi cuaca. Aktivitas pariwisata yang padat dan lalu lintas kendaraan yang tinggi di area Malioboro berkontribusi signifikan terhadap akumulasi mikroplastik di area tersebut. Metode yang digunakan dalam analisis adalah metode National Ocean and Atmospheric Administration (NOAA) dengan beberapa modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debu jalan yang berukuran ≤ 1.18 Milimeter yang diteliti di area Malioboro dan Pemukiman terdapat lima jenis mikroplastik, yaitu Fragment (65,3%), Fiber (3,02%), Film (25,9%), Foam (0,93%), dan Pellet (4,70%). Warna Mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh warna Hitam (65,41%) dan diikuti warna Transparan (25,31%), Merah (1,80%), Kuning (0,7%), Hijau (0,22%), Biru (1,01%), dan Cokelat (5,51%). Analisis menggunakan FTIR mengidentifikasi 7 jenis polimer, yaitu Polypropilene (PP) 33,3%, LDPE 3,7%,Polycarbonate (PC) 18,51 %, Acrylonitrile butadiene styrene (ABS) 11,11%, Ethylene vinyl acetate (EVA) 3,70%, Polystyrene (PS) 22,2%, Nylon 7,40%, . Debu jalan ini merupakan awal mula dari persebaran mikroplastik berada di semua lingkungan di daratan sampai ke perairan.