Perancangan Pontianak Green Hub Dengan Pendekatan Desain Arsitektur Biofilik
| dc.Identifier.NIM | 17512065 | |
| dc.contributor.advisor | Hanif Budiman, Ir., M.T., Ph.D | |
| dc.contributor.author | MUHAMMAD QAEDI ZIHNI | |
| dc.date.accessioned | 2022-08-16T04:39:27Z | |
| dc.date.available | 2022-08-16T04:39:27Z | |
| dc.date.issued | 2022-01-26 | |
| dc.description.abstract | Laju Pertumbuhan Manusia dan kebutuhan manusia akan sumber daya alam menimbulkan fenomena negatif yang biasa disebut dengan kerusakan alam. Salah satu dampak dari kerusakan alam adalah makin banyaknya jumlah sampah yang tersebar di seluruh bumi, khususnya adalah sampah plastik. Indonesia bahkan merupakan negara dengan penghasil sampah plastik terbesar kedua setelah Tiongkok (Elfira, 2020). Mayoritas sampah-sampah ini tentunya berasal dari kota-kota besar di Indonesia. Pontianak yang akan menjadi lokasi dari perancangan green hub ini berada pada peringkat 6 dari kota-kota dengan jumlah produksi sampah per hari terbanyak. Oleh karena itu kebutuhan akan tempat edukasi untuk lingkungan sangat diperlukan karena belum terdapat pusat lingkungan di kota Pontianak yang dapat diakses semua kalangan masyarakat. Pusat lingkungan yang dibutuhkan tentunya adalah pusat lingkungan yang memberikan identitas lingkungan itu sendiri, oleh karena itu pendekatan desain yang akan dipilih dalam perancangan ini adalah Desain Arsitektur Biofilik yang merupakan pendekatan dengan mendekatkan manusia kepada lingkungan alamnya dengan menghadirkan prinsip dan elemen alami pada bangunan yang kemudian dapat mempengaruhi well-being dari penggunanya dan untuk pusat lingkungan ini dinamakan Pontianak Green Hub. Pontianak Green Hub merupakan sebuah kawasan yang berperan untuk mewadahi aktivitas dan kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan, khususnya adalah sebagai sarana edukasi mengenai lingkungan untuk masyarakat dan sebagai pelaku daur ulang sampah tingkat lanjut di Pontianak. Green hub ini mewadahi kegiatan edukasi, wadah komunitas, dan tempat daur ulang sampah tingkat lanjut, kemudian agar manajemen dan fungsi green hub ini menjadi lebih ideal maka masing-masing tipe kegiatan ini akan dipisahkan sesuai dengan jenisnya yang berada dibawah manajemen yang berbeda yaitu Community Center dan Upcycling House. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/38719 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.title | Perancangan Pontianak Green Hub Dengan Pendekatan Desain Arsitektur Biofilik | en_US |