Analisis Kesesuaian Pelaksanaan Pengendalian Mutu Pada Pekerjaan Struktur Atas dalam Proyek Pembangunan Gedung Biara Santa Anna
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini berkembang pesat dengan berbagai proyek
konstruksi yang tengah dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pemenuhan
kebutuhan tersebut, pengguna jasa konstruksi kini lebih selektif dalam memilih penyedia jasa
berdasarkan kualitas pekerjaan yang tidak hanya mencakup kualitas fisik, tetapi juga melibatkan
kualitas manajerial untuk mencapai target biaya, waktu, keselamatan, dan kepatuhan terhadap
regulasi. Meskipun penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan Total Quality Management
(TQM) diimplementasikan untuk mempertahankan standar kualitas, berbagai kendala masih ditemui
dalam proses pengawasan mutu di lokasi proyek.
Tujuan dari penelitian adalah mengetahui kesesuaian mutu pada pekerjaan struktur atas beton
bertulang terhadap spesifikasi teknis berupa RKS, gambar kerja, dan SNI serta mengetahui faktor-
faktor yang mempengaruhi kesesuaian mutu tersebut. Hal ini sebagai bahan evaluasi proses
pengendalian mutu pada proyek Pembangunan Gedung Biara Santa Anna Yogyakarta. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah observasi secara langsung menggunakan form checklist dan
penyebaran kuesioner kepada responden. Data hasil observasi diolah dengan membandingkan antara
temuan checklist terhadap RKS, gambar kerja, dan SNI. Sementara itu, data yang diperoleh dari
kuesioner diolah menggunakan perhitungan rata-rata.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian mutu lapangan dengan spesifikasi teknis
proyek dan SNI pada item pemeriksaan pembesian (X.1-X.8), bekisting (Y.1-Y.8), dan pengecoran
(Z.1-Z.8) mencapai 83,33%. Meskipun terdapat beberapa ketidaksesuaian pada tahap pembesian
dan pengecoran, pihak QC dan Pengawas mampu memperbaiki ketidaksesuaian pelaksanaan. Faktor
yang paling berpengaruh terhadap kesesuaian mutu pada proyek ini adalah kesesuaian material yang
digunakan (B.1) dan kemampuan operator dalam penggunakan peralatan (C.5).