<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kesesuaian Pelaksanaan Pengendalian Mutu Pada Pekerjaan Struktur Atas dalam Proyek Pembangunan Gedung Biara Santa Anna

dc.Identifier.NIM20511037
dc.contributor.authorDarmastuti, Faisa Citra
dc.date.accessioned2024-12-03T06:28:03Z
dc.date.available2024-12-03T06:28:03Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractPembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini berkembang pesat dengan berbagai proyek konstruksi yang tengah dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pemenuhan kebutuhan tersebut, pengguna jasa konstruksi kini lebih selektif dalam memilih penyedia jasa berdasarkan kualitas pekerjaan yang tidak hanya mencakup kualitas fisik, tetapi juga melibatkan kualitas manajerial untuk mencapai target biaya, waktu, keselamatan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Meskipun penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan Total Quality Management (TQM) diimplementasikan untuk mempertahankan standar kualitas, berbagai kendala masih ditemui dalam proses pengawasan mutu di lokasi proyek. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui kesesuaian mutu pada pekerjaan struktur atas beton bertulang terhadap spesifikasi teknis berupa RKS, gambar kerja, dan SNI serta mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kesesuaian mutu tersebut. Hal ini sebagai bahan evaluasi proses pengendalian mutu pada proyek Pembangunan Gedung Biara Santa Anna Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi secara langsung menggunakan form checklist dan penyebaran kuesioner kepada responden. Data hasil observasi diolah dengan membandingkan antara temuan checklist terhadap RKS, gambar kerja, dan SNI. Sementara itu, data yang diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian mutu lapangan dengan spesifikasi teknis proyek dan SNI pada item pemeriksaan pembesian (X.1-X.8), bekisting (Y.1-Y.8), dan pengecoran (Z.1-Z.8) mencapai 83,33%. Meskipun terdapat beberapa ketidaksesuaian pada tahap pembesian dan pengecoran, pihak QC dan Pengawas mampu memperbaiki ketidaksesuaian pelaksanaan. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kesesuaian mutu pada proyek ini adalah kesesuaian material yang digunakan (B.1) dan kemampuan operator dalam penggunakan peralatan (C.5).en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/53878
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitasen_US
dc.subjectPekerjaan Strukturen_US
dc.subjectPengendalian Mutuen_US
dc.subjectTQMen_US
dc.titleAnalisis Kesesuaian Pelaksanaan Pengendalian Mutu Pada Pekerjaan Struktur Atas dalam Proyek Pembangunan Gedung Biara Santa Annaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
20511037.pdf
Size:
8.9 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: