<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Museum Seni Kontemporer dengan Pendekatan Arsitektur Biophilic di Kota Wisata, Cibubur

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kota Wisata Cibubur merupakan salah satu kawasan pengembangan urban yang cukup pesat di wilayah timur Jakarta. Dengan berbagai fasilitas pendukung seperti perumahan, pusat komersial, institusi pendidikan, dan ruang terbuka hijau, kawasan ini tumbuh menjadi destinasi hunian sekaligus pusat aktivitas masyarakat urban yang beragam. Di tengah perkembangan ini, kebutuhan akan ruang publik yang tidak hanya fungsional tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman bermakna menjadi semakin penting. Museum Seni Kontemporer hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ruang apresiasi seni yang juga dapat menjadi pusat edukasidan eksplorasi kreatif. Pendekatan arsitektur biophilic dipilih sebagai strategi utama dalam perancangan museum ini, dengan tujuan menghadirkan suasana yang menghubungkan manusia dengan alam secara langsung maupun tidak langsung. Melalui pemanfaatan pencahayaan alami, , penggunaan material alami dan berkelanjutan, hingga integrasi elemen vegetasi ke dalam bangunan, rancangan ini menciptakan pengalaman ruang yang lebih nyaman, sehat, dan merangsang indera. Biophilic design bukan hanya menjadi elemen estetika, tetapi menjadi cara pandang dalam merancang ruang yang mendukung kesejahteraan penggunanya. Selain itu, pendekatan ini juga menjadi respons terhadap kondisi tapak di Kota Wisata yang cenderung dikelilingi oleh bangunan komersial padat dan minim visual alami. Maka dari itu, penciptaan lanskap buatan yang atraktif, pengolahan view internal, serta pengaturan orientasi bangunan menjadi bagian penting dalam rancangan ini. Museum ini tidak hanya ditujukan sebagai tempat menyimpan dan memamerkan karya seni, tetapi juga sebagai ruang hidup yang terus berkembang dan berinteraksi dengan lingkungannya. Dengan demikian, Museum Seni Kontemporer ini diharapkan menjadi landmark budaya baru di Kota Wisata Cibubur—sebuah ruang publik yang tidak hanya menampung kreativitas dan ekspresi, tetapi juga mendekatkan manusia kembali kepada alam dalam kerangka urban yang terus berubah.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By