Analisis Kuantitatif Penggunaan Obat-Obat Kardiovaskular untuk Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Selama Periode 2018-2019 dengan Metode ATC/DDD dan DU90%
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan jantung dan pembuluh darah dan sampai saat ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Obat-obat untuk pengobatan penyakit kardiovaskular terus mengalami perkembangan baik dari sisi penemuan obat baru maupun bukti-bukti klinis penggunaan obat-obat yang sudah ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat-obat kardiovaskular untuk pasien rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta (RSPKUMY) berdasarkan jenis dan kuantitas yang dihitung dengan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan perubahan kuantitas penggunaan selama periode tahun 2018-2019 berdasarkan profil Drug Utilization 90% (DU90%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dari bagian gudang farmasi RSPKUMY untuk data penggunaan obat dan dari instalasi rekam medik untuk data jumlah pasien dan rata-rata lama rawat inap. Obat-obat yang dimasukkan dalam penelitian ini meliputi obat-obat kardiovaskular yang memiliki kode C pada sistem kode ATC baik yang digunakan secara peroral dan parenteral. Kuantitas penggunaan obat dihitung dalam satuan DDD dan kuantitas akhir dinyatakan dalam satuan DDD/100 Hari Rawat (HR). Hasil penelitian menunjukkkan bahwa obat kardiovaskular yang paling sering digunakan pada tahun 2018 adalah Irbesartan dengan kuantitas penggunaan sebesar 30,84 DDD/100HR, sedangkan pada tahun 2019 adalah Amlodipin dengan kuantitas penggunaan sebesar 37,78 DDD/100HR. Obat-obat kardiovaskular yang selalu masuk dalam segmen DU90% selama periode 2018-2019 adalah Irbesartan, Amlodipin, Furosemide, Atorvastatin, Norepinephrine, Bisoprolol, Spironolakton, Digoksin dan Ramipril. Obat yang mengalami perubahan kuantitas penggunaan antara tahun 2018-2019 adalah Amlodipin.
Kata kunci: Obat kardiovaskular, ATC/DDD, DU90%, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta