Analisis Kuantitatif Penggunaan Obat-Obat Kardiovaskular untuk Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Selama Periode 2018-2019 dengan Metode ATC/DDD dan DU90%
| dc.Identifier.NIM | 14613150 | |
| dc.contributor.advisor | apt. Saepudin, M.Si., Ph.D | |
| dc.contributor.author | 14613150 Haryo Tetuko | |
| dc.date.accessioned | 2021-07-27T03:34:14Z | |
| dc.date.available | 2021-07-27T03:34:14Z | |
| dc.date.issued | 2020 | |
| dc.description.abstract | Penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan jantung dan pembuluh darah dan sampai saat ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Obat-obat untuk pengobatan penyakit kardiovaskular terus mengalami perkembangan baik dari sisi penemuan obat baru maupun bukti-bukti klinis penggunaan obat-obat yang sudah ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat-obat kardiovaskular untuk pasien rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta (RSPKUMY) berdasarkan jenis dan kuantitas yang dihitung dengan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan perubahan kuantitas penggunaan selama periode tahun 2018-2019 berdasarkan profil Drug Utilization 90% (DU90%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dari bagian gudang farmasi RSPKUMY untuk data penggunaan obat dan dari instalasi rekam medik untuk data jumlah pasien dan rata-rata lama rawat inap. Obat-obat yang dimasukkan dalam penelitian ini meliputi obat-obat kardiovaskular yang memiliki kode C pada sistem kode ATC baik yang digunakan secara peroral dan parenteral. Kuantitas penggunaan obat dihitung dalam satuan DDD dan kuantitas akhir dinyatakan dalam satuan DDD/100 Hari Rawat (HR). Hasil penelitian menunjukkkan bahwa obat kardiovaskular yang paling sering digunakan pada tahun 2018 adalah Irbesartan dengan kuantitas penggunaan sebesar 30,84 DDD/100HR, sedangkan pada tahun 2019 adalah Amlodipin dengan kuantitas penggunaan sebesar 37,78 DDD/100HR. Obat-obat kardiovaskular yang selalu masuk dalam segmen DU90% selama periode 2018-2019 adalah Irbesartan, Amlodipin, Furosemide, Atorvastatin, Norepinephrine, Bisoprolol, Spironolakton, Digoksin dan Ramipril. Obat yang mengalami perubahan kuantitas penggunaan antara tahun 2018-2019 adalah Amlodipin. Kata kunci: Obat kardiovaskular, ATC/DDD, DU90%, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/30864 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Obat kardiovaskular | en_US |
| dc.subject | ATC/DDD | en_US |
| dc.subject | DU90% | en_US |
| dc.subject | RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta | en_US |
| dc.title | Analisis Kuantitatif Penggunaan Obat-Obat Kardiovaskular untuk Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Selama Periode 2018-2019 dengan Metode ATC/DDD dan DU90% | en_US |