Perbandingan Penggunaan Material Batu Belah dan Blok Beton Untuk Fondasi Dangkal: Aspek Kekuatan dan Aspek Ekonomis
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penggunaan material batu belah untuk fondasi dangkal sudah sangat lazim dilakukan tetapi
proses pembelahan batu yang besar agar sesuai dengan dimensi yang diinginkan ternyata
membutuhkan energi tenaga kerja yang cukup besar serta waktu yang lama. Di samping itu, terdapat
juga masalah terkait ketersediaan batu belah di beberapa wilayah dataran rendah, seperti yang pernah
terjadi di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Sebagai alternatif, penggunaan material blok beton pada
fondasi dangkal dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan fondasinya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kekuatan desak dan geser, serta biaya pembuatan sampel fondasi dangkal antara
material batu belah dan blok beton.
Penelitian ini berbasis pengujian eksperimental di laboratorium yang menggunakan dua
macam sampel fondasi dangkal dengan material batu belah dan blok beton, yang masing-masing
berjumlah 3 buah. Dalam pembuatan sampel, jumlah tukang, proses pemasangan, dan penggunaan
material dicatat dengan detil dan seluruh prosesnya didokumentasikan dengan video dan foto.
Berdasarkan data yang ada, biaya pembuatan sampel dari setiap macam fondasi dapat dihitung.
Pengujian desak dan geser menggunakan mesin hidrolis di Laboratorium Struktur dan Mekanika
Rekayasa. Sampel diuji desak dan geser sampai runtuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat desak fondasi batu belah lebih tinggi 6,71%
dari fondasi blok beton, demikian juga kuat geser 21,73% lebih tinggi dari fondasi blok beton. Kedua
jenis material fondasi tersebut memiliki angka aman yang besar, yaitu diatas 40. Biaya pembuatan
seluruh sampel fondasi batu belah sebesar Rp809.416,70 per volume 0.864 m3 dan fondasi blok beton sebesar Rp475.810,45 per volume 0,435 m3.