Identifikasi Kerusakan dan Estimasi Biaya Perawatan Bangunan Rumah Susun (Damage Identification and Maintenance Cost Estimation of Flats) (Studi Kasus: Rumah Susun Gemawang 5 Lantai)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Tingginya tingkat kepadatan penduduk di wilayah perkotaan menuntut penyediaan hunian
vertikal yang efisien dan layak huni, salah satunya adalah rumah susun. Rumah Susun Gemawang
merupakan bangunan bertingkat lima yang belum difungsikan sebagai hunian akibat belum
terpenuhinya kelayakan fungsi bangunan. Untuk mendukung pengaktifan fungsi bangunan sebagai
hunian, diperlukan identifikasi kerusakan serta estimasi biaya perawatan guna memulihkan kondisi
bangunan sesuai standar kelayakan yang berlaku.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kerusakan bangunan rumah susun,
menyusun solusi perawatan, dan mengestimasi biaya yang diperlukan. Metode yang digunakan
meliputi wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, pengukuran volume kerusakan, serta
perhitungan estimasi biaya perawatan menggunakan analisis harga satuan sesuai regulasi dan
standar satuan harga daerah. Kegiatan perawatan difokuskan pada jenis perawatan korektif untuk
mengembalikan fungsi bangunan.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat berbagai kerusakan pada komponen arsitektural dan
utilitas bangunan seperti plafon, dinding, dan instalasi air. Total estimasi biaya perawatan yang
diperlukan adalah sebesar Rp 37.210.006,00 dengan tingkat kerusakan sebesar 0,169% dari nilai
bangunan. Berdasarkan klasifikasi dalam Permen PUPR Nomor 24/PRT/M/2008, bangunan
dikategorikan mengalami kerusakan ringan. Diproyeksikan biaya perawatan bangunan rumah susun
mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya usia bangunan.