Analisis Data Mikrotremor Menggunakan Metode Floor Spectral Ratio (FSR) Untuk Evaluasi Kerentanan Pada Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Indonesia, sebagai negara yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik, memiliki risiko gempa bumi yang tinggi. Hal ini menuntut desain bangunan yang tahan gempa, terutama untuk bangunan strategis seperti gedung pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kerentanan seismik Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta terhadap gempa bumi menggunakan metode Floor Spectral Ratio (FSR) dan Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Data mikrotremor dikumpulkan dari 25 titik di dalam gedung dan 2 titik di tanah, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Geopsy untuk menentukan frekuensi alami, indeks resonansi, dan indeks kerentanan bangunan. Selain itu, dilakukan pemodelan struktur bangunan menggunakan SAP2000 untuk memvalidasi hasil analisis mikrotremor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi alami bangunan FMIPA UII lebih tinggi daripada frekuensi alami tanah, yaitu 3,156 Hz (komponen N-S) dan 3,282 Hz (komponen E-W), sehingga bangunan dikategorikan aman. Indeks resonansi bangunan berada dalam kategori sedang, dengan nilai rata-rata 18,791 % (komponen N-S) dan 20,418 % (komponen E-W). Sementara itu, indeks kerentanan bangunan menunjukkan nilai di bawah ambang batas kerusakan (100 m/s2), yang mengindikasikan bahwa bangunan aman dari potensi kerusakan akibat gempa. Perbandingan antara frekuensi alami bangunan dari analisis mikrotremor dan SAP2000 menunjukkan selisih yang relatif kecil, yaitu 0,253 Hz.