Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik Pada Debu Jalanan Ringroad Yogyakarta di Musim Hujan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Mikroplastik (MPs), yang didefinisikan sebagai partikel plastik dengan ukuran ≤ 5
mm, merupakan permasalahan lingkungan yang semakin meningkat akibat
keberadaannya yang tersebar luas di ekosistem tanah dan air. Salah satu sumber
utama mikroplastik di daerah perkotaan adalah debu jalanan, yang dapat terbawa
ke sistem perairan melalui runoff. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui kelimpahan dan karakteristik mikroplastik pada debu jalanan dari 16
lokasi di sepanjang Ringroad Yogyakarta, meliputi bagian Utara, Selatan, Timur,
dan Barat selama musim hujan. Metode preparasi sampel dilakukan dengan
dekomposisi bahan organik dan pemisahan densitas. Mikroplastik ini diidentifikasi
berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran yang diamati dengan mikroskop. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Ringroad Timur memiliki kelimpahan mikroplastik
tertinggi, dengan 465 partikel/g, diikuti oleh Ringroad Utara (420 partikel/g),
Ringroad Barat (405 partikel/g), dan Ringroad Selatan, yang memiliki kelimpahan
terendah yaitu 335 partikel/g. Mikroplastik yang berasal dari wadah dan kemasan
diidentifikasi sebagai fragmen berwarna-warni, sementara mikroplastik yang
berasal dari karet sebagian besar muncul sebagai fragmen hitam. Identifikasi jenis-
jenis polimer menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), menunjukan
beberapa jenis polimer, termasuk Polypropylene (PP), yang ditemukan sebagai
polimer paling dominan di semua lokasi pengambilan sampel, Acrylonitrile
Butadiene Styrene (ABS), Polystyrene (PS), Polyethylene Terephthalate (PET),
High-Density Polyethylene (HDPE), and Nylon.