Desain Proses Bisnis Pasca Panen Minyak Atsiri untuk meningkatkan Pendapatan Petani (Studi Kasus: Petani Nilam di Desa Analahumbuti)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Permasalahan yang dialami petani di daerah ini adalah kurangnya pengetahuan tentang proses
bisnis pasca panen tanaman nilam, dan jarak tempuh petani saat ingin melakukan proses
penyulingan, petani harus menempuh jarak kurang lebih 3-4 jam perjalanan, sehingga akan
memakan waktu dan biaya transportasi yang banyak. Dalam menyelesaikan penelitian ini
metode yang digunakan adalah metode Value Stream Mapping (VSM). Perancangan proses
bisnis yang dilakukan dengan membuat alat penyulingan nilam, mesin pencacah, pembentukan
kelompok tani, dan pembentukan koperasi tani nilam. Dengan mengimplementasikan desain
proses bisnis yang diusulkan, dapat meningkatkan value added rasio yang dihasilkan, yang
sebelumnya hanya 92,92% menjadi 95,91%. Pendapatan kotor yang diperoleh petani yang
sebelumnya 29.000.000 meningkat menjadi 34.000.000. untuk pengeluaran dari petani yang
sebelumnya 12.080.000 berkurang menjadi 8.791.000. dan untuk keuntungan bersih yang
diperoleh petani yang sebelumnya 16.920.000 meningkat menjadi 25.209.000.