<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aplikasi Metode Fuzzy ANP dan Fuzzy TOPSIS dalam Permasalahan Pemilihan Pemasok (Studi Kasus di Intan Galeri Kasongan)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pemilihan supplier merupakan salah satu aktifitas penting dalam perusahaan. Pemilihan supplier yang salah dapat memperburuk posisi seluruh rantai suplai, keuangan dan operasional. Pemilihan supplier yang tepat secara signifikan akan mengurangi biaya pembelian material dan meningkatkan daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemilihan supplier dengan pertimbangan yang lebih baik dan obyektif. Pemilihan supplier menggunakan metode fuzzy ANP dan fuzzy TOPSIS, dimana fuzzy digunakan pada skala penilaian perbandingan berpasangan dengan menggunakan variabel linguistik. Metode ANP digunakan untuk pembobotan dan TOPSIS digunakan untuk perangkingan alternatif. Kriteria pemilihan supplier menggunakan sebagian kriteria dari Dickson, dan hasil akhirnya terdapat 6 kriteria yaitu harga dengan nilai 0,491, kualitas dengan nilai 0,304, keunikan desain dengan nilai 0,009, cara pembayaran dengan nilai 0,032, tenggang waktu dengan nilai 0,034 dan tepat waktu dengan nilai 0,129. Dari hasil perhitungan didapatkan supplier produk keramik setengah jadi terbaik yaitu kerajinan keramik milik Pak Darno dengan nilai persentase 41,677%, kemudian kerajinan keramik milik Pak Bangkit sebesar 29,029%, kemudian kerajinan keramik milik Pak Gembol sebesar 22,762% dan terakhir kerajinan keramik milik Pak Rizki sebesar 6,532%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By