<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Rutinitas Olahraga dan Subjective Well-being Mahasiswa Tingkat Akhir

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan rutinitas olahraga dengan subjective well-being mahasiswa tingkat akhir yang menghadapi tekanan akademik tinggi selama pengerjaan skripsi. Partisipan penelitian terdiri dari 201 mahasiswa tingkat akhir berusia 20-28 tahun (69,15% laki-laki, 30,85% perempuan) yang sedang mengerjakan skripsi di berbagai perguruan tinggi. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan instrumen Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS) untuk mengukur subjective well- being dan Godin Shepard Leisure-Time Physical Activity Questionnaire (GSLTPAQ) untuk mengukur rutinitas olahraga. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara rutinitas olahraga dan subjective well-being (r = 0,342, p < 0,001). Analisis tambahan mengidentifikasi bahwa rutinitas olahraga berkorelasi positif dengan positive affect (r = 0,218, p < 0,01) dan berkorelasi negatif dengan negative affect (r = -0,331, p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa rutinitas olahraga lebih efektif dalam mengurangi emosi negatif dibandingkan meningkatkan emosi positif pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa rutinitas olahraga behubungan dengan subjective well-being khususnya dengan penurunan negative affect yang dapat membantu mahasiswa tingkat akhir dalam mengelola tantangan psikologis selama periode transisi akademik menuju dunia profesional.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By