<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Keberfungsian Keluarga dan Kesepian pada Emerging Adulrhood

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Meningkatnya fenomena kesepian pada masa emerging adulthood menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan psikologis individu. Meskipun berbagai faktor eksternal berkontribusi, keberfungsian keluarga diyakini sebagai pilar utama dalam memitigasi isolasi emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberfungsian keluarga berpengaruh terhadap tinggi rendahnya kesepian pada individu emerging adulthood (N=238, usia 18-25 tahun) di Pangandaran. Menggunakan desain kuantitatif dengan instrumen The Brief Family Relationship Scale (BFRS) yang disusun oleh Fok et al. (2014) dan skala kesepian

  • UCLA Loneliness Scale Version 3 yang disusun oleh Russell (1996). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif dimensi cohesion dan expressiveness dengan kesepian dan hubungan positif dimensi conflict dengan kesepian. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi keluarga tetap menjadi faktor protektif bahkan saat individu memasuki fase emerging adulthood.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By