<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Keberfungsian Keluarga dan Kesepian pada Emerging Adulrhood

dc.Identifier.NIM22320366
dc.contributor.authorHanjaswari, Meida Bela
dc.date.accessioned2026-07-01T03:40:17Z
dc.date.available2026-07-01T03:40:17Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractMeningkatnya fenomena kesepian pada masa emerging adulthood menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan psikologis individu. Meskipun berbagai faktor eksternal berkontribusi, keberfungsian keluarga diyakini sebagai pilar utama dalam memitigasi isolasi emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberfungsian keluarga berpengaruh terhadap tinggi rendahnya kesepian pada individu emerging adulthood (N=238, usia 18-25 tahun) di Pangandaran. Menggunakan desain kuantitatif dengan instrumen The Brief Family Relationship Scale (BFRS) yang disusun oleh Fok et al. (2014) dan skala kesepian - UCLA Loneliness Scale Version 3 yang disusun oleh Russell (1996). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif dimensi cohesion dan expressiveness dengan kesepian dan hubungan positif dimensi conflict dengan kesepian. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi keluarga tetap menjadi faktor protektif bahkan saat individu memasuki fase emerging adulthood.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/63883
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKesepianen_US
dc.subjectKeberfungsian Keluargaen_US
dc.subjectEmerging Adulthooden_US
dc.titleHubungan antara Keberfungsian Keluarga dan Kesepian pada Emerging Adulrhooden_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22320366.pdf
Size:
22.76 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections