<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penegakan Hukum Administrasi Terhadap Pasal 17 Peraturan Daerah No 3 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah Kabupaten Pesawaran Terkait Perizinan Oleh Pelaku Usaha Rongsokan (Studi Kasus Di Kabupaten Pesawaran, Lampung)

dc.Identifier.NIM22410642
dc.contributor.authorPratiwi, Anggun Agustina
dc.date.accessioned2026-07-23T08:00:33Z
dc.date.available2026-07-23T08:00:33Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penegakan hukum administrasi terhadap pelaku usaha rongsokan yang tidak memiliki izin pengelolaan sampah di Kabupaten Pesawaran serta mengetahui faktor-faktor yang menghambat penegakan hukum administrasi tersebut. Rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana penegakan hukum administrasi terhadap Pasal 17 Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah terkait perizinan oleh pelaku usaha rongsokan di Kabupaten Pesawaran?; dan Apa saja faktor penghambat penegakan hukum administrasi terhadap pelaku usaha rongsokan yang tidak memiliki izin pengelolaan sampah di Kabupaten Pesawaran?. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kasus (case approach). Data penelitian dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan berupa wawancara dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran serta pelaku usaha rongsokan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penegakan hukum administrasi terhadap pelaku usaha di Kabupaten Pesawaran dilakukan melalui upaya preventif berupa sosialisasi terkait peraturan salah satunya kewajiban kepemilikan izin oleh pelaku usaha pengelolaan sampah, dan pengawasan, serta upaya represif berupa teguran tertulis, paksaan pemerintah, dan pencabutan izin. Akan tetapi, pelaksanaan penegakan hukum administrasi terhadap lima pelaku usaha rongsokan belum berjalan optimal karena Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah belum mengatur secara rinci mekanisme penerapan sanksi administratif terhadap pelanggaran kewajiban perizinan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Hambatan lainnya meliputi kurang responsifnya aparat pengawasan, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat dan pelaku usaha terhadap kewajiban perizinan dan perlindungan lingkungan hidup.Penelitian ini merekomendasikan perlunya revisi terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, khususnya terkait pengaturan mekanisme penerapan sanksi administratif terhadap pelanggaran perizinan usaha pengelolaan sampah. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran perlu meningkatkan pengawasan, koordinasi antarinstansi, dan sosialisasi kepada masyarakat serta pelaku usaha guna mewujudkan penegakan hukum administrasi yang lebih efektif dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Pesawaran.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/64847
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenegakan Hukum Administrasien_US
dc.subjectPengelolaan Sampahen_US
dc.subjectUsaha Rongsokanen_US
dc.titlePenegakan Hukum Administrasi Terhadap Pasal 17 Peraturan Daerah No 3 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah Kabupaten Pesawaran Terkait Perizinan Oleh Pelaku Usaha Rongsokan (Studi Kasus Di Kabupaten Pesawaran, Lampung)en_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22410642.pdf
Size:
4.36 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22410642 Bab 1.pdf
Size:
281.17 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22410642 Daftar Pustaka.pdf
Size:
190.58 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections