Analisis Implementasi Green Production Berdasarkan Laporan Keberlanjutan Pt. Sinergi Gula Nusantara Dengan Standar Global Reporting Inititives Dan Best Practices Scor
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Isu lingkungan dan keberlanjutan menjadi perhatian utama sektor agroindustri, termasuk industri gula yang sangat bergantung pada sumber daya alam serta menghasilkan limbah B3 yang cukup signifikan. Sehingga praktik green production diperlukan untuk mendukung keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian praktik green production dalam laporan keberlanjutan SGN dengan standar Global Reporting Initiatives (GRI) dan kerangka Best Practices SCOR, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan adalah analisis konten menggunakan software NVivo dengan pendekatan kualitatif dan kuantitaitf. Dimana digunakan 4 indikator yaitu cleaner production, energy efficiency, waste reduction, dan sustainable materials & resource conservation. Data didapatkan dari Laporan Keberlanjutan perusahaan, studi literatur, dan validasi melalui Focus Group Disscussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan telah menerapkan berbagai inisiatif green production yang mencakup pengelolaan emisi udara, penggunaan zat ramah lingkungan, efisiensi energi melalui optimalisasi distribusi daya dan pemanfaatan bahan bakar alternatif dari biomassa tebu, serta pengelolaan limbah B3 secara profesional dengan metode insinerasi dan pemanfaatan limbah blotong sebagai pupuk organik. Tingkat pengungkapan substansi indikator Sustainable Materials and Resource Conservation memiliki skor substansi terendah (67%), yang menandakan kebutuhan perbaikan pada pengelolaan penggunaan material berkelanjutan dan konservasi sumber daya. Indikator lain seperti cleaner production, energy efficiency, dan waste reduction memperoleh skor substansi maksimum. Setelah dilakukan analisis penyebab yang diperoleh adalah keterbatasan investasi teknologi efisiensi sumber daya terutama pada air. Sehingga rekomendasi yang diberikan adalah melakukan pemanfaatan teknologi hemat air dengan menggunakan sistem pemantauan penggunaan air yang berbasis sensor (smart water monitoring) yang dapat mencatat penggunaan air secara real-time sehingga praktik implementasi green production semakin optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kinerja keberlanjutan PT SGN sekaligus menjadi acuan bagi industri gula nasional dalam mewujudkan produksi ramah lingkungan.