Penerapan Single Minute Exchange Of Dies (SMED) Guna Mereduksi Waktu Set Up Proses Moulder Backpost (Studi Kasus: Kelompok Soundboard Glue UP PT. Yamaha Indonesia)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Industri manufaktur di era 4.0 menghadapi tantangan peningkatan efisiensi produksi
untuk memenuhi permintaan pasar yang kompetitif. PT. Yamaha Indonesia menghadapi
pemborosan berupa waktu set up yang tinggi pada proses moulder backpost di kelompok
Soundboard Glue UP yang disebabkan banyaknya variasi model kabinet. Tingginya
waktu set up mengakibatkan penurunan efisiensi pada perusahaan. Penelitian ini bertujuan
meminimasi waktu set up dengan metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk
melakukan efektivitas produksi. Metode yang digunakan dengan pemisahan aktivitas
internal dan eksternal sesuai prinsip SMED, serta simulasi diskrit untuk membandingkan
kondisi sebelum dan sesudah perbaikan. Hasil waktu set up sebelum dan sesudah adanya
konversi aktivitas internal menjadi eksternal melalui perhitungan tidak langsung untuk
moulder backpost dengan model B1, B2, B3, dan P22 series secara berurutan adalah dari
yang sebelumnya 6,51 menit menjadi 3,50 menit dengan persentase penurunan 46%, 5,97
menit menjadi 3,28 menit dengan persentase penurunan 45%,
9,82 menit menjadi 3,92 menit dengan persentase penurunan 60%, dan 6,62 menit menjadi
3,64 menit dengan persentase penurunan 45%. Pendekatan simulasi juga dilakukan untuk
melihat hasil penerapan SMED dan rekomendasi perbaikan kaizen yang telah dilakukan.
Hasil simulasi menunjukan sebelum adanya penerapan dan perbaikan kaizen produksi
kabinet selesai pada pukul 10:10:08 WIB, sedangkan setelah adanya penerapan SMED
dan perbaikan kaizen proses produksi selesai lebih cepat pada pukul 09:44:58 dengan gap
selisih penurunan waktu selama 25 menit 10 detik. Hal tersebut efektif dalam
meningkatkan produktivitas yang awalnya 1,33 menjadi 1,52 atau kenaikan sebesar
13,82%.