Penerimaan Diri Dan Harga Diri Pada Wanita Yang Mengalami Body Shaming
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dan harga diri pada wanita yang mengalami body shaming di Indonesia. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara penerimaan diri dan harga diri pada wanita yang mengalami body shaming. Subjek penelitian sebanyak 103 orang wanita dengan rentang usia 18-40 tahun yang berada di beberapa wilayah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan dua skala, skala pertama adalah skala gabungan dari Expressed Acceptance on Scale Test dari Berger (1952) dan Self Acceptance Scale dari Hurlock (1952), Self Acceptance Scale dari Hurlock (2013) untuk mengukur tingkat kemampuan penerimaan diri, dan skala kedua adalah State Self esteem Scale dari Heatherton dan Polivy (1991) untuk mengukur tingkat keberhargaan diri. Kedua alat ini dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha (α) masing-masing α = 0.878 dan α = 0.861. Hasil analisis data dengan teknik Product Moment ditemukan bahwa ada hubungan postif antara penerimaan diri dan harga diri pada wanita yang mengalami body shaming (p= 0.000 ; r = 0.795 ) artinya semakin tinggi penerimaan diri maka semakin tinggi harga diri pada wanita yang mengalami body shaming, begitu pula sebaliknya. Penerimaan diri memiliki pengaruh sebesar 63% pada harga diri.